Penjagaan Mapolresta Kupang diperketat

id polisi

Sejumlah anggota Polisi melakukan identifikasi terhadap rumah terduga teroris pengeboman gereja di kawasan Wonorejo Asri, Rungkut, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/ama/18

Markas Kepolisian Resor Kupang Kota di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur mulai memperketat pengamanan kepada para pengunjung setelah semakin beruntunnya serangan teror yang diarahkan ke markas Kepolisian.
Kupang (AntaraNews NTT) - Markas Kepolisian Resor Kupang Kota di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur mulai memperketat pengamanan kepada para pengunjung setelah semakin beruntunnya serangan teror yang diarahkan ke markas Kepolisian.

Kapolres Kupang Kota AKBP Anton C Nugroho di Kupang, Rabu (16/5) mengatakan, pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasif kepolisian atas terjadinya aksi teror yang menimpa beberapa Markas Kepolisian di Tanah Air.

Ia mengatakan, semua pengunjung yang mendatangi Mapolresta Kupang akan diperiksa secara ketat oleh petugas kepolisian.

"Kami mohon maaf kepada masyarakat apabila pelayanan yang dilakukan beberapa hari ini berbeda dengan sebelumnya. Kami memperketat pengamanan sebagai antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang terjadi di Surabaya dan Riau," tegasnya.

Pengamanan yang dilakukan di Mapolresta Kupang terlihat ketat semua pengunjung yang masuk melalui pemeriksan petugas. Pada gerbang masuk Mapolresta Kupang telah dipasang kawat berduri serta petugas Kepolisian bersenjata lengkap yang dalam kondisi siaga menganrisipasi adanya aksi teror.

"Kami mempertebal pengamanan di Mapolresta Kupang jadi pengamanan sedikit berbeda dari hari-hari sebelumnya," tegas Anton dan mengatakan pengamanan serupa juga dilakukan hingga tingkat Mapolsek dalam wilayah Mapolresta Kupang.

"Polsek-polsek juga memberlakukan hal yang sama," tegasnya. Selain memperketat pengamanan di Mapolresta kata Anton, petugas Kepolisian terus melakukan patroli bersama aparat Kodim 1604 Kupang untuk memantau situasi keamanan di Kota Kupang. "Kondisi keamanan di Kota sampai saat ini masih kondunsif," tegasnya.
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar