BMKG ingatkan 4 wilayah di Ngada waspada banjir dan tanah longsor

id bmkg,ngada,flores,NTT,hujan lebat,banjir,tanah longsor

BMKG ingatkan 4 wilayah di Ngada waspada banjir dan tanah longsor

Kepala Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Manggarai Decky Irmawan. ANTARA/HO-Dok.pribadi

...Hujan lebat yang akan mengguyur wilayah Ngada tersebut akan berdampak pada sulitnya berkendara di jalanan dan membuat sebagian kelompok masyarakat terisolir
Labuan Bajo (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Manggarai mengingatkan warga di empat daerah di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur untuk mewaspadai banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari hujan lebat.

"Empat daerah di Ngada itu yakni Golewa Barat, Bajawa, Aimere, dan Bajawa Utara," kata Kepala Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Manggarai Decky Irmawan ketika dihubungi dari Labuan Bajo, Selasa, (30/11).

Dia mengatakan prakiraan cuaca berbasis dampak hujan lebat tersebut akan berlaku mulai 1 Desember 2021 pukul 08.00 Wita hingga 2 Desember 2021 pukul 08.00 Wita.

Hujan lebat yang akan mengguyur wilayah Ngada tersebut akan berdampak pada sulitnya berkendara di jalanan dan membuat sebagian kelompok masyarakat terisolir.

Dampak lainnya yakni kerusakan pada rumah dan bangunan, kehilangan mata pencaharian dan hewan ternak, jembatan rendah yang tidak bisa dilintasi, serta kerusakan pada jalan dan jembatan. Selain itu, gangguan skala sedang dan menengah akan terjadi pada layanan air bersih/minum, listrik, gas, operasional rumah sakit, dan sekolah.

Decky menyebut hujan lebat juga akan berdampak pada kerusakan tanggul sungai, longsor, guguran bebatuan, erosi tanah, volume aliran sungai meningkat/banjir, kerusakan pada sebagian tanaman, pendangkalan sungai dan bendungan hingga tidak berfungsi, aliran puing, lahar, atau lumpur.

Selanjutnya, hujan lebat juga berdampak pada penerbangan pesawat yang dibatalkan atau ditunda, serta gangguan pada kegiatan di pelabuhan seperti kapal dan sektor perikanan.

Dekcy mengingatkan warga di empat daerah tersebut agar tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak terlalu mendesak. Mereka juga harus berhati-hati jika beraktivitas di luar rumah.

Dia meminta warga untuk berbagi dan bertukar informasi dengan tetangga sekitar rumah serta memperbarui informasi melalui media massa maupun media sosial.

Jika ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, masyarakat bisa mencari serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait kebencanaan.

"Kami minta masyarakat tetap tenang, namun waspada," imbau Decky.

Baca juga: BMKG Manggarai sebut 579.150 sambaran petir selama Oktober 2021

Baca juga: BMKG catat 67 kali gempa bumi guncang Manggarai Barat
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2022