• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews ntt
Minggu, 14 Desember 2025
Logo Small Mobile Antaranews ntt
Logo Small Fixed Antaranews ntt
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • AHY: Kebutuhan anggaran pemulihan bencana di Pulau Sumatera di atas Rp50 triliun

      AHY: Kebutuhan anggaran pemulihan bencana di Pulau Sumatera di atas Rp50 triliun

      Selasa, 9 Desember 2025 14:19

      Akhmad Munir melantik pengurus PWI Jateng 2025-2030

      Akhmad Munir melantik pengurus PWI Jateng 2025-2030

      Selasa, 2 Desember 2025 16:08

      Rais Aam menegaskan Gus Yahya tidak lagi menjabat Ketum PBNU

      Rais Aam menegaskan Gus Yahya tidak lagi menjabat Ketum PBNU

      Sabtu, 29 November 2025 19:36

      Wamendagri mendorong perbaikan permasalahan sosial di daerah perbatasan

      Wamendagri mendorong perbaikan permasalahan sosial di daerah perbatasan

      Jumat, 28 November 2025 6:50

      Pemerintah menyiapkan program mudik gratis Nataru 2025

      Pemerintah menyiapkan program mudik gratis Nataru 2025

      Kamis, 27 November 2025 9:32

  • Daerah
    • Pemkab Sumba Timur mendorong kolaborasi pengelolaan sampah desa wisata

      Pemkab Sumba Timur mendorong kolaborasi pengelolaan sampah desa wisata

      18 jam lalu

      DWP Mabar menggandeng pemerhati anak cegah kekerasan terhadap anak

      DWP Mabar menggandeng pemerhati anak cegah kekerasan terhadap anak

      12 December 2025 5:43 Wib

      BMKG: Beberapa hari ke depan tak ada siklon tropis di NTT

      BMKG: Beberapa hari ke depan tak ada siklon tropis di NTT

      11 December 2025 20:02 Wib

      TVRI membina siswa Sekolah Rakyat Kupang tingkatkan cinta tanah air lewat fotografi

      TVRI membina siswa Sekolah Rakyat Kupang tingkatkan cinta tanah air lewat fotografi

      11 December 2025 20:01 Wib

      Pemkab Mabar mengingatkan kades kelola keuangan desa secara kolaboratif

      Pemkab Mabar mengingatkan kades kelola keuangan desa secara kolaboratif

      10 December 2025 19:50 Wib

  • Lintas Daerah
    • BNPB meminta daerah waspadai dampak bibit siklon di Samudra Hindia

      BNPB meminta daerah waspadai dampak bibit siklon di Samudra Hindia

      18 jam lalu

      Kemendagri mengerahkan tim inventarisasi pascabencana di Sumatera

      Kemendagri mengerahkan tim inventarisasi pascabencana di Sumatera

      12 December 2025 5:59 Wib

      Presiden Prabowo pimpin langsung penanganan bencana di Medan

      Presiden Prabowo pimpin langsung penanganan bencana di Medan

      12 December 2025 5:50 Wib

      BMKG memprakirakan hujan ringan guyur sebagian besar wilayah Indonesia

      BMKG memprakirakan hujan ringan guyur sebagian besar wilayah Indonesia

      11 December 2025 6:54 Wib

      BMKG: Gempa tektonik magnitudo 5,4 di Simeulue Aceh tidak berpotensi tsunami

      BMKG: Gempa tektonik magnitudo 5,4 di Simeulue Aceh tidak berpotensi tsunami

      09 December 2025 16:11 Wib

  • Ekonomi
    • Kementerian ESDM memperkuat kebijakan jasa penunjang ketenagalistrikan

      Kementerian ESDM memperkuat kebijakan jasa penunjang ketenagalistrikan

      18 jam lalu

      Telkomsel Melayani Sepenuh Hati di Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

      Telkomsel Melayani Sepenuh Hati di Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

      18 jam lalu

      Batam Menyapa Johor: Bersinergi Menuju Poros Investasi SIJORI

      Batam Menyapa Johor: Bersinergi Menuju Poros Investasi SIJORI

      20 jam lalu

      Mafindo mendorong peningkatan kecakapan AI bagi 100 mahasiswa di Kupang

      Mafindo mendorong peningkatan kecakapan AI bagi 100 mahasiswa di Kupang

      12 December 2025 16:36 Wib

      Telkomsel gelar Gathering bersama pelanggan prioritas di Singaraja, perkuat hubungan dan layanan terbaik

      Telkomsel gelar Gathering bersama pelanggan prioritas di Singaraja, perkuat hubungan dan layanan terbaik

      12 December 2025 9:45 Wib

  • Politik & Hukum
    • Polisi menetapkan enam anggota Polri tersangka pengeroyokan

      Polisi menetapkan enam anggota Polri tersangka pengeroyokan

      18 jam lalu

      Kejati menetapkan mantan Dirut Bank NTT tersangka kasus korupsi

      Kejati menetapkan mantan Dirut Bank NTT tersangka kasus korupsi

      12 December 2025 20:26 Wib

      Kunker Tim Komisi VII DPR RI ke Kupang NTT

      Kunker Tim Komisi VII DPR RI ke Kupang NTT

      12 December 2025 6:44 Wib

      Imigrasi Labuan Bajo mengedukasi warga di Manggarai-NTT cegah TPPO

      Imigrasi Labuan Bajo mengedukasi warga di Manggarai-NTT cegah TPPO

      12 December 2025 6:14 Wib

      Polisi-Imigrasi amankan dua WNA melanggar lalu lintas di Labuan Bajo

      Polisi-Imigrasi amankan dua WNA melanggar lalu lintas di Labuan Bajo

      12 December 2025 6:13 Wib

  • Kesra
    • Kemenag alih status dua SMA Katolik di NTT guna memperkuat layanan pendidikan

      Kemenag alih status dua SMA Katolik di NTT guna memperkuat layanan pendidikan

      11 December 2025 6:50 Wib

      KP2MI memperluas peluang kerja luar negeri bagi warga Fatuketi Belu-NTT

      KP2MI memperluas peluang kerja luar negeri bagi warga Fatuketi Belu-NTT

      10 December 2025 17:40 Wib

      Mendukbangga: NTT dan Jawa Barat jadi provinsi prioritas pengentasan stunting

      Mendukbangga: NTT dan Jawa Barat jadi provinsi prioritas pengentasan stunting

      10 December 2025 16:36 Wib

      TVRI merilis buku keindahan Indonesia ke panggung dunia

      TVRI merilis buku keindahan Indonesia ke panggung dunia

      09 December 2025 14:21 Wib

      Presiden Prabowo menerima laporan bantuan tak lagi dilempar dari heli

      Presiden Prabowo menerima laporan bantuan tak lagi dilempar dari heli

      08 December 2025 8:17 Wib

  • Olahraga
    • SEA Games 2025 - Round-up: Delapan emas lahir dari tim Indonesia pada hari ketiga

      SEA Games 2025 - Round-up: Delapan emas lahir dari tim Indonesia pada hari ketiga

      12 December 2025 5:56 Wib

      SEA Games 2025 - Dua atlet skateboard park putri Indonesia lolos ke babak final

      SEA Games 2025 - Dua atlet skateboard park putri Indonesia lolos ke babak final

      12 December 2025 5:48 Wib

      SEA Games 2025 -  Klasemen medali: Indonesia disalip Vietnam

      SEA Games 2025 - Klasemen medali: Indonesia disalip Vietnam

      12 December 2025 5:46 Wib

      Klasemen Liga Champions: Arsenal masih sempurna di puncak

      Klasemen Liga Champions: Arsenal masih sempurna di puncak

      11 December 2025 7:11 Wib

      Liga Champions: Hasil pertandingan: Benfica tekuk Napoli, Leverkusen imbang

      Liga Champions: Hasil pertandingan: Benfica tekuk Napoli, Leverkusen imbang

      11 December 2025 7:08 Wib

  • Hiburan
    • Psikolog: Uang kerap digunakan sebagai alat regulasi emosi

      Psikolog: Uang kerap digunakan sebagai alat regulasi emosi

      02 December 2025 16:14 Wib

      Gary Iskak meninggal, sisakan duka yang mendalam bagi sahabat

      Gary Iskak meninggal, sisakan duka yang mendalam bagi sahabat

      29 November 2025 19:30 Wib

      Daftar lengkap peraih Piala Citra FFI 2025

      Daftar lengkap peraih Piala Citra FFI 2025

      21 November 2025 9:05 Wib

      Reza Rahadian meraih Piala Citra kategori penulis skenario terbaik FFI

      Reza Rahadian meraih Piala Citra kategori penulis skenario terbaik FFI

      21 November 2025 8:56 Wib

      Sheila Dara meraih Pemeran Utama Perempuan Terbaik FFI

      Sheila Dara meraih Pemeran Utama Perempuan Terbaik FFI

      21 November 2025 8:55 Wib

  • Internasional
    • Seskab: Presiden Prabowo dan Presiden Putin menjajaki kebijakan bebas visa

      Seskab: Presiden Prabowo dan Presiden Putin menjajaki kebijakan bebas visa

      12 December 2025 5:58 Wib

      Indonesia usahakan pemulangan segera jenazah WNI korban kebakaran Hong Kong

      Indonesia usahakan pemulangan segera jenazah WNI korban kebakaran Hong Kong

      05 December 2025 17:11 Wib

      Google ungkap tren pencarian teratas global sepanjang 2025

      Google ungkap tren pencarian teratas global sepanjang 2025

      05 December 2025 12:16 Wib

      Utusan Khusus Australia mendukung Indonesia jadi ketua Dewan HAM PBB

      Utusan Khusus Australia mendukung Indonesia jadi ketua Dewan HAM PBB

      05 December 2025 8:41 Wib

      Indonesia tuan rumah MHQ Internasional disabilitas netra pertama

      Indonesia tuan rumah MHQ Internasional disabilitas netra pertama

      04 December 2025 10:14 Wib

  • Artikel
    • Kondisi perberasan 2026, antara produksi dan tuntutan transformasi

      Kondisi perberasan 2026, antara produksi dan tuntutan transformasi

      12 December 2025 5:53 Wib

      Koperasi Merah Putih : Membangun Perekonomian dengan Semangat Kebangsaan \"Merah Putih\"

      Koperasi Merah Putih : Membangun Perekonomian dengan Semangat Kebangsaan "Merah Putih"

      10 December 2025 12:56 Wib

      Menjahit luka Pulau Sumatera yang menganga

      Menjahit luka Pulau Sumatera yang menganga

      09 December 2025 10:52 Wib

      Lingkaran setan bencana banjir di Sumatra

      Lingkaran setan bencana banjir di Sumatra

      08 December 2025 10:44 Wib

      Upaya Indonesia membaca arah baru modernisasi China

      Upaya Indonesia membaca arah baru modernisasi China

      07 December 2025 10:16 Wib

  • Foto
    • Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

      Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

      Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

      Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

      Peluncuran program makan bergizi gratis di NTT

      Peluncuran program makan bergizi gratis di NTT

      Perbaikan jaringan listrik akibat erupsi Gunung Lewotobi

      Perbaikan jaringan listrik akibat erupsi Gunung Lewotobi

      Bea Cukai Kupang Musnahkan Barang Hasil Penindakan

      Bea Cukai Kupang Musnahkan Barang Hasil Penindakan

  • Video
    • Kurangi paparan gawai, Kupang gelar festival permainan tradisional

      Kurangi paparan gawai, Kupang gelar festival permainan tradisional

      Sidang tuntutan 17 terdakwa penganiaya Prada Lucky diundur 10 Desember

      Sidang tuntutan 17 terdakwa penganiaya Prada Lucky diundur 10 Desember

      Dinkes gandeng KPA NTT edukasi masyarakat jelang Hari AIDS Sedunia

      Dinkes gandeng KPA NTT edukasi masyarakat jelang Hari AIDS Sedunia

      BPBD hentikan pencarian tiga korban banjir dan longsor di Nagekeo NTT

      BPBD hentikan pencarian tiga korban banjir dan longsor di Nagekeo NTT

      Polda NTT dan Bulog distribusikan beras SPHP lewat pasar murah

      Polda NTT dan Bulog distribusikan beras SPHP lewat pasar murah

Logo Header Antaranews NTT

Artikel - Myanmar di ambang perang saudara brutal

id Myanmar,Junta Myanmar, Aung Saan Suu Kyi Minggu, 16 Januari 2022 20:15 WIB

Image Print
Artikel - Myanmar di ambang perang saudara brutal

Anggota Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF) yang berubah menjadi gerilyawan setelah protes damai mereka ditindas keras oleh junta Myanmar, terlihat di garis depan pertempuran di Kawkareik, Myanmar, 31 Desember 2021. (REUTERS/STRINGER)

...Selalu ada testimoni sama mengenai pembumihangusan, pembantaian, pemerkosaan dan kebengisan-kebengisan lain yang dilakukan secara sistematis

Jakarta (ANTARA) - Bagi yang pernah melihat langsung nestapa ratusan ribu pengungsi Rohingya di kamp-kamp pengungsian di Bangladesh seperti ANTARA saksikan pada 2017, kesengsaraan akibat kebengisan militer Myanmar memang nyata sekali.

Selalu ada testimoni sama mengenai pembumihangusan, pembantaian, pemerkosaan dan kebengisan-kebengisan lain yang dilakukan secara sistematis yang melecehkan nilai-nilai kemanusiaan universal dan hukum internasional. Bukti-buktinya pun kuat termasuk foto dan video satelit.

Tak heran PBB menyebut apa yang dilakukan rezim Myanmar, terutama militernya yang biasa disebut Tatmadaw, sebagai pembersihan etnis.

Sekitar sejuta orang mengungsi dari Rakhine di Myanmar ke Bangladesh, sementara ribuan lainnya mati di tangan Tatmadaw dan milisi-milisi pendukungnya.

ANTARA sendiri sempat melihat kampung-kampung Rohingnya yang dibumihanguskan di pesisir Rakhine, dari kejauhan di sisi Bangladesh Sungai Naf yang memisahkan Bangladesh dan Myanmar.

Dunia merasa kekejaman seperti itu cukup sekali saja terjadi. Tapi ternyata, empat tahun kemudian indikasi ke arah itu terjadi lagi.

Tatmadaw tidak jera. Segera setelah mengkudeta pemerintahan pimpinan Aung San Suu Kyi pada Februari 2021, laku bengis mereka diulang.

Media massa internasional dan sejumlah kecil media lokal seperti laman The Irrawaddy, intensif mewartakan situasi yang kian mengerikan di Myanmar.

Di antara yang paling mengguncang adalah laporan investigatif Associated Press mengenai penghancuran para penentang junta di Myanmar.

Jika melihat apa yang dialami Rohingya, sulit membantah kebenaran laporan media apalagi mereka didukung data dan keterangan dari organisasi-organisasi terkemuka seperti Human Rights Watch.

Junta sendiri menutup diri dari dunia luar dan media termasuk ANTARA yang empat tahun silam berusaha masuk Myanmar tapi ditolak. Bahkan mereka tak kunjung mewujudkan janji membuka akses kepada ASEAN.

Perlawanan meluas

Berbeda dengan empat tahun lalu, yang menjadi sasaran junta kali ini adalah hampir semua etnis yang sebagian besar memang sudah lama memberontak dan kini berkoalisi dengan kelompok anti-junta pendukung Suu Kyi.

Tatmadaw menggulingkan Suu Kyi pada Februari 2021 dengan alasan kecurangan dalam pemilu 2020 padahal partai yang dipimpin pemimpin kharismatis ini menang telak dalam pemilu yang demokratis. Suu Kyi ditahan, kabinetnya dibubarkan, orang-orangnya ditahan.

Pembangkangan sipil pun terjadi, tapi kemudian ditindas dengan brutal oleh junta pimpinan Jenderal Min Aung Hlaing, sampai pesawat tempur pun akhirnya dikerahkan ketika gerakan sipil menjadi pemberontakan nasional.

Menurut Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik Myanmar (AAPP), sejak kudeta, Tatmadaw dan polisi telah membunuh lebih dari 1.375 orang dan menangkap 11.200 orang.

Pembunuhan kerap dilakukan sistematis dan dalam skala massal. Human Rights Watch menyebut salah satu kasus pertama pembunuhan massal terjadi pada 14 Maret di Hlaing Tharyar di dekat Yangon.

Saksi mata mengatakan tentara menembaki demonstran dengan senapan serbu sampai menewaskan sedikitnya 65 orang.

Awalnya penentangan terhadap junta berlangsung damai lewat pembangkangan sipil. Namun karena junta kian brutal, sebagian gerakan perlawanan damai itu memutuskan angkat senjata.

Mei tahun lalu oposisi utama, Pemerintah Persatuan Nasional (NUG) membentuk sayap militer Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF). Empat bulan kemudian PDF memproklamasikan "perang defensif" melawan junta.

Kelompok-kelompok gerilya berbeda afiliasi juga bermunculan di pelosok negeri dengan tak semuanya bersetia kepada NUG. Junta pun kian kalap dengan menyerang siapa pun yang melindungi NUG dan semua afiliasinya.

Ironisnya perlawanan sipil bukannya menyurut, justru menyebar ke seluruh pelosok negeri, mulai dari Sagaing di bagian utara yang berbatasan dengan India, sampai Kayin yang berbatasan dengan Thailand.

Pun demikian dengan Kachin yang juga di utara tapi berbatasan dengan China, lalu Chin di bagian barat yang berbatasan dengan Bangladesh dan India. Kemudian Shan di bagian timur yang berbatasan dengan China dan Thailand, Kayah yang berbatasan dengan China, dan Magwwe yang berada di Myanmar tengah.

Tentara desersi

Konflik pun semakin brutal dari hari ke hari, apalagi Tatmadaw kerap melancarkan taktik bumi hangus yang disebut Kyaw Moe Tun sebagai "kejahatan terhadap kemanusiaan." Moe Tun sampai kini menolak meninggalkan posnya sebagai duta besar Myanmar untuk PBB kendati junta ingin menggantinya.

Salah satu kasus pertama pembumihangusan sistematis terjadi pada 9 Juli ketika tentara membanjiri Desa Yin dekat kota Kani di wilayah administratif Sagaing.

16 orang tewas setelah tentara menembaki warga secara membabi buta sampai berlarian masuk hutan. Tentara lalu mengepung satu kelompok warga di hutan itu, kata seorang wanita yang kemudian ditangkap bersama abangnya.

Sang wanita dibebaskan tetapi abangnya tidak. Tiga hari kemudian dia menemukan sang abang di hutan dalam keadaan membusuk dengan tubuh terikat ke pohon dan menyisakan bekas penyiksaan.

"Kami semua hidup dalam ketakutan," kata sang wanita yang seperti penduduk desa lainnya meminta tidak disebutkan namanya atas alasan keselamatan kepada Associated Press.

Bukannya takut, sebagian rakyat Myanmar memutuskan angkat senjata dengan motivasi berbeda-beda, termasuk menuntut balas atas kematian keluarga dan tetangga yang dibantai tentara.

Perlawanan pun semakin militan dan luas, sebaliknya respons junta juga semakin buas dan brutal.

Baca juga: Pemberontak Myanmar kubur 30 jasad tewas dalam serangan biadab

Penindasan yang semakin sporadis dan perlawanan yang semakin berani dari masyarakat itu sendiri telah mendemoralisasi Tatmadaw dan polisi sampai ribuan di antaranya melakukan desersi.

Menurut NUG, sejak kudeta Februari tahun lalu, 2.000 tentara dan 6.000 polisi melakukan desersi termasuk menyeberang ke daerah-daerah yang dikuasai pemberontak.

Mereka di antaranya difasilitasi oleh People’s Embrace and People’s Soldiers yang dibentuk para mantan tentara yang bersimpati kepada NUG dan kelompok-kelompok perlawanan etnis minoritas di negeri itu.

Asingkan junta

Nada yang tidak lagi sinkron dalam jajaran elite Tatmadaw sepertinya juga sudah mulai terlihat. Indikasinya dari dua jenderal penting Tatmadaw yang baru-baru ini dimutasi tiba-tiba seperti dilaporkan The Irrawaddy belakangan hari ini.

Keduanya adalah Letjen Aung Lin Dwe yang dicopot dari jabatan kepala pengadilan militer dan Kepala Staf Angkatan Udara Jenderal Maung Maung Kyaw yang dipaksa pensiun lebih cepat dari yang seharusnya.

Menurut laman The Irrawaddy, junta menyebut pencopotan kedua jenderal soal prosedur belaka, tetapi perwira-perwira pembelot menyebut kedua jenderal itu mungkin sudah tak mau lagi mendengar pemimpin junta Jenderal Min Aung Hlaing.

Para desertir sendiri menilai Tatmadaw yang berkekuatan 300.000 prajurit tengah di ambang perpecahan. Indikasinya terlihat dari skala pembelotan yang begitu besar yang tak pernah terjadi selama enam puluh tahun terakhir. Selain itu ada ketidakpuasan dari kalangan prajurit yang merasa hanya dijadikan kacung oleh atasan mereka.

Hal itu kian dikuatkan oleh semakin brutalnya Tatmadaw yang justru memperlihatkan kefrustrasian mereka dalam melawan suara kritis dalam internalnya dan dalam menghadapi perlawanan yang semakin luas dan sengit baik dari NUG maupun dari kelompok-kelompok etnis minoritas.

Dialog damai seperti dimintakan ASEAN pun tidak diadopsi junta Myanmar padahal mereka sudah menjanjikan solusi damai kepada ASEAN.

Dan kenyataan seperti ini mesti membuat ASEAN semakin keras menekan junta. Jangan sampai tragedi kemanusiaan dan genosida seperti dialami Rohingya terjadi lagi di sana karena bisa merusak citra dan merongrong kredibilitas ASEAN, selain karena kekhawatiran menimbulkan masalah kompleks di kawasan.

Baca juga: Utusan PBB desak ASEAN lakukan pendekatan inklusif dalam krisis Myanmar

Sikap tegas seperti ditunjukkan Indonesia untuk tidak memberikan pengakuan kepada junta dengan mengecualikan mereka dari pertemuan-pertemuan ASEAN, harus dilanjutkan oleh organisasi kawasan ini.

Sebaliknya manuver seperti ditempuh PM Kamboja Hun Sen yang mengunjungi junta di Naypyidaw baru-baru ini, tak boleh terjadi lagi seperti ditegaskan dalam kritik para pemimpin ASEAN lainnya, termasuk PM Singapura Lee Hsien Loong belum lama ini.

Dunia dan ASEAN harus terus menekan junta dan tak memberi panggung yang bisa mengesankan adanya pengakuan untuk kudeta dan laku brutal mereka terhadap rakyatnya sendiri.

Pewarta : Jafar M Sidik
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

Kudeta militer menggulingkan Presiden Guinea-Bissau

Kudeta militer menggulingkan Presiden Guinea-Bissau

Kamis, 27 November 2025 9:50 Wib

Korban tewas akibat gempa di Myanmar melonjak, junta minta bantuan internasional

Korban tewas akibat gempa di Myanmar melonjak, junta minta bantuan internasional

Sabtu, 29 Maret 2025 2:49 Wib

Junta Niger batalkan kerjasama militer dengan AS

Junta Niger batalkan kerjasama militer dengan AS

Minggu, 17 Maret 2024 16:07 Wib

Pakar PBB sebut Junta Myanmar jadi

Pakar PBB sebut Junta Myanmar jadi "ancaman" warga sipil

Kamis, 22 Februari 2024 12:00 Wib

Ratusan tentara Myanmar masuk wilayah India

Ratusan tentara Myanmar masuk wilayah India

Sabtu, 20 Januari 2024 15:34 Wib

Artikel - Menimbang efektivitas pesan keras ASEAN terhadap junta Myanmar

Artikel - Menimbang efektivitas pesan keras ASEAN terhadap junta Myanmar

Rabu, 6 September 2023 7:20 Wib

Delegasi pemimpin agama Nigeria temui junta militer Niger

Delegasi pemimpin agama Nigeria temui junta militer Niger

Senin, 14 Agustus 2023 16:33 Wib

Junta Niger ancam serang negara ECOWAS jika melakukan ini

Junta Niger ancam serang negara ECOWAS jika melakukan ini

Sabtu, 5 Agustus 2023 9:29 Wib

  • Terpopuler
SEA Games 2025 - Indonesia peringkat kedua klasemen setelah kumpulkan 5 emas

SEA Games 2025 - Indonesia peringkat kedua klasemen setelah kumpulkan 5 emas

11 December 2025 7:00 Wib

Kunker Tim Komisi VII DPR RI ke Kupang NTT

Kunker Tim Komisi VII DPR RI ke Kupang NTT

12 December 2025 6:44 Wib

Alain Niti Susanto dipercaya jadi Ketua DPD Golkar NTT

Alain Niti Susanto dipercaya jadi Ketua DPD Golkar NTT

07 December 2025 14:57 Wib

BMKG: Beberapa hari ke depan tak ada siklon tropis di NTT

BMKG: Beberapa hari ke depan tak ada siklon tropis di NTT

11 December 2025 20:02 Wib

  • Top News
Kejati menetapkan mantan Dirut Bank NTT tersangka kasus korupsi

Kejati menetapkan mantan Dirut Bank NTT tersangka kasus korupsi

Kunker Tim Komisi VII DPR RI ke Kupang NTT

Kunker Tim Komisi VII DPR RI ke Kupang NTT

Ketua Komisi VII DPR mendorong pemerintah perkuat akses modal UMKM tenun NTT

Ketua Komisi VII DPR mendorong pemerintah perkuat akses modal UMKM tenun NTT

Komisi VII DPR tinjau kesiapan armada laut di Kupang jelang Natal

Komisi VII DPR tinjau kesiapan armada laut di Kupang jelang Natal

TVRI membina siswa Sekolah Rakyat Kupang tingkatkan cinta tanah air lewat fotografi

TVRI membina siswa Sekolah Rakyat Kupang tingkatkan cinta tanah air lewat fotografi

ANTARA News NTT

Foto

Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

Peluncuran program makan bergizi gratis di NTT

Peluncuran program makan bergizi gratis di NTT

Perbaikan jaringan listrik akibat erupsi Gunung Lewotobi

Perbaikan jaringan listrik akibat erupsi Gunung Lewotobi

Bea Cukai Kupang Musnahkan Barang Hasil Penindakan

Bea Cukai Kupang Musnahkan Barang Hasil Penindakan

Logo Footer Antaranews ntt
kupang.antaranews.com
Copyright © 2025
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Daerah
  • Lintas Daerah
  • Artikel
  • Ekonomi
  • Politik Hukum
  • Kesra
  • Foto
  • Video
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Seputar NTT
  • Ekonomi
  • Politik & Hukum
  • Kesra
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Internasional
  • Foto
  • Video