Pemerintah Sinergikan Samsat Online-Perbankan
Rabu, 22 November 2017 12:18 WIB
Wakil Gubernur NTT Benny A Litelnoni
Kupang (Antara NTT) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur segera mensinergikan sistem pelayanan Online Samsat dengan perbankan guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi para wajib pajak kendaraan bermotor di daerah itu.
"Semua jenis layanan pajak kendaran bermotor (PKB) saat ini tengah disinergikan agar masuk dalam layanan online yang terkoneksi langsung dengan perbankan," kata Wakil Gubernur Provinsi NTT Benny Aleksander Litelnoni di Kupang, Rabu.
Dia menjelaskan sinergi layanan tersebut akan memudahkan masyarakat melakukan pembayaran secara nontunai, lebih cepat, serta tidak berbelit-belit.
Ia menyebut sejumlah item layanan pajak PKB yang sedang disinergikan, di antaranya bea balik nama kendaraan bermotor, sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas, iuran wajib kendaraan bermotor umum, dan pendaptan negara bukan pajak.
Pemerintah, kata Benny, telah menjalin kerja sama dengan Bank NTT untuk merealisasikan pembayaran pajak melalui fasilitas layanan perbanakan, seperti teller, ATM, dan mobile banking.
Ia berharap perluasan pelayanan bagi masyarakat di provinsi berbasiskan kepulauan itu melalui kerja sama dengan perbankan segera dimulai pada 2018.
"Dengan begitu segala keluhan masyarakat terkait kualitas pelayanan dan berbagai isu miring tentang praktik pelayanan yang panjang dan berbelit-belit diharapkan dapat teratasi," katanya.
Benny mengatakan terkait dengan pelayanan e-channel perbankan secara nasional, Provinsi NTT ditargetkan secara bertahap akan terkoneksi dengan Samsat nasional pada 2019.
Dia mengatakan saat ini telah dilakukan inovasi pelayanan oleh tim pembina Samsat tingkat nasional untuk memberikan layanan yang prima bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Untuk itu, Benny meminta semua pemangku kepentingan terkait pelayanan tersebut agar terus melakukan koordinasi dan evaluasi secara intensif dan serius sehingga melahirkan gagasan segar dan inovasi dalam percepatan pelayanan masyarakat.
"Semua jenis layanan pajak kendaran bermotor (PKB) saat ini tengah disinergikan agar masuk dalam layanan online yang terkoneksi langsung dengan perbankan," kata Wakil Gubernur Provinsi NTT Benny Aleksander Litelnoni di Kupang, Rabu.
Dia menjelaskan sinergi layanan tersebut akan memudahkan masyarakat melakukan pembayaran secara nontunai, lebih cepat, serta tidak berbelit-belit.
Ia menyebut sejumlah item layanan pajak PKB yang sedang disinergikan, di antaranya bea balik nama kendaraan bermotor, sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas, iuran wajib kendaraan bermotor umum, dan pendaptan negara bukan pajak.
Pemerintah, kata Benny, telah menjalin kerja sama dengan Bank NTT untuk merealisasikan pembayaran pajak melalui fasilitas layanan perbanakan, seperti teller, ATM, dan mobile banking.
Ia berharap perluasan pelayanan bagi masyarakat di provinsi berbasiskan kepulauan itu melalui kerja sama dengan perbankan segera dimulai pada 2018.
"Dengan begitu segala keluhan masyarakat terkait kualitas pelayanan dan berbagai isu miring tentang praktik pelayanan yang panjang dan berbelit-belit diharapkan dapat teratasi," katanya.
Benny mengatakan terkait dengan pelayanan e-channel perbankan secara nasional, Provinsi NTT ditargetkan secara bertahap akan terkoneksi dengan Samsat nasional pada 2019.
Dia mengatakan saat ini telah dilakukan inovasi pelayanan oleh tim pembina Samsat tingkat nasional untuk memberikan layanan yang prima bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Untuk itu, Benny meminta semua pemangku kepentingan terkait pelayanan tersebut agar terus melakukan koordinasi dan evaluasi secara intensif dan serius sehingga melahirkan gagasan segar dan inovasi dalam percepatan pelayanan masyarakat.
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ombudsman NTT terima pengaduan tarif periksa kendaraan di empat samsat
16 August 2022 15:06 WIB, 2022
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
BI meluncurkan buku pedoman bisnis pertanian guna mendukung ketahanan pangan
10 February 2026 8:45 WIB