BMKG ingatkan potensi hujan disertai angin kencang di NTT

id bmkg,bmkg ntt,bmkg kupang,waspada hujan,cuaca ekstrem,musim pancaroba,prakiraan cuaca,cuaca ntt

BMKG ingatkan potensi hujan disertai angin kencang di NTT

Ilustrasi - Sebuah motor terparkir saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kota Kupang, NTT. ANTARA/Aloysius Lewokeda/am.

...Waspada hujan disertai petir dan angin kencang karena wilayah NTT telah berada pada periode pancaroba, kata Kepala Stasiun Meteorologi BMKG El Tari Kupang Agung Sudiono Abadi di Kupang, Rabu, (15/11/2023)  
Kupang (ANTARA) -
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk waspada potensi hujan yang disertai petir dan angin kencang yang berlangsung hingga 20 November 2023. 
 
"Waspada hujan disertai petir dan angin kencang karena wilayah NTT telah berada pada periode pancaroba," kata Kepala Stasiun Meteorologi BMKG El Tari Kupang Agung Sudiono Abadi di Kupang, Rabu, (15/11/2023).
 
Pada masa pancaroba atau peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, Agung mengingatkan agar masyarakat waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada siang sampai sore hari.
 
Ia berpesan agar masyarakat tetap tenang namun selalu waspada terhadap potensi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi, khususnya bagi masyarakat yang tinggal dan berada di daerah rawan bencana.
 
Sedangkan bagi warga yang melakukan aktivitas di luar rumah saat hujan dan angin kencang, Agung mengingatkan untuk mencari tempat perlindungan yang aman dan berhati-hati karena jalanan yang sangat licin.
 
Ia juga mengingatkan dampak buruk dari angin kencang, seperti pohon tumbang atau baliho yang roboh.
 
"Tetap waspada dengan bencana hidrometeorologi di mana pun berada," ujar Agung.

Baca juga: BMKG siapkan fasilitas layanan informasi cuaca bagi nelayan Kota Kupang
 
Lebih lanjut ia menyarankan agar masyarakat memperbaharui informasi prakiraan cuaca dan potensi banjir yang dikeluarkan resmi oleh BMKG sehingga tidak termakan dengan berita hoaks atau bohong.

Baca juga: Hujan lebat berpotensi landa sejumlah wilayah di Tanah Air
 
"Mohon untuk mengupdate informasi dari pemerintah daerah (pemda) setempat terkait protokol evakuasi apabila terjadi bencana banjir," ucap Agung Sudiono Abadi.


 


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG: Waspada hujan dan angin kencang di NTT hingga 20 November