Pembangunan pariwisata NTT difokuskan pada destinasi

id Pariwisata NTT

Para wisatawan sedang menikmati pemandangan alam di pantai berpasir putih Liman di Pulau Semau, Kabupaten Kupang yang akan segera ditata menjadi sebuah destinasi wisata yang menarik. (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

"Fokus orientasi pembangunan pariwisata kita di NTT untuk tahun ini yaitu pada pembangunan destinasi-destinasi, baik berupa penataan kembali maupun membangun yang baru," kata Wayan Darmawa.
Kupang (ANTARA) - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur Wayan Darmawa mengemukakan kebijakan pembangunan pariwisata di wilayah provinsi berbasis kepulauan dalam tahun ini, difokuskan pada pembangunan destinasi.

"Fokus orientasi pembangunan pariwisata kita di NTT untuk tahun ini yaitu pada pembangunan destinasi-destinasi, baik berupa penataan kembali maupun membangun yang baru," kata Wayan Darmawa di Kupang, Kamis (23/5).

Ia mengatakan, orientasi pembangunan pariwisata dalam periode kepemimpinan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat bersama Wakilnya Josef Nae Soi berbeda dengan sebelumnya yang menonjolkan pemasaran.

"Fokusnya kepada destinasi, karena itu kegiatan besar untuk promosi seperti Tour de Flores  dan Tour de Timor tidak digelar," kata mantan Kepala Bappeda Provinsi NTT itu.

Wayan mengatakan, di tahun 2019, pemerintah provinsi akan membangun sebanyak sembilan objek wisata. Dua di antaranya berupa penataan kembali yaitu wisata Goa Monyet dan Pantai Lasiana di Kota Kupang.

Sedangkan tujuh destinasi lain yang dibangun di antaranya, kawasan Pantai Liman di Pulau Semau Kabupaten Kupang, kawasan Mulut Seribu di Kabupaten Rote Ndao, kawasan Praimadita di Kabupaten Sumba Timur.

Selain itu, kawasan Moru di Kabupaten Alor, kawasan sekitar Gunung Mutis di Fatumnasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan, kawasan Lamalera di Kabupaten Lembata, dan kawasan sekitar Gunung Kelimutu di Kabupaten Ende.

"Destinasi-destinasi ini yang siap kami bangun terutama homestay dan infrastruktur pendukung lainnya, sehingga kita pastikan betul-betul sudah siap menerima wisatawan ketika kita gencar lakukan promosi," katanya.

Baca juga: Tiket pesawat mahal jadi masalah bagi pariwisata NTT
Baca juga: Dana desa untuk bangun pariwisata NTT
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar