Pembangunan Bendungan Welikis di Belu masih dalam studi kelayakan

id Bendungan

Suasana di bendungan Rotiklot yang sudah selesai dibangun di Kabupaten Belu, NTT dan telah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Minggu (19/5/2019). . (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha).

Rencana pembangunan Bendungan Welikis di Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste, saat ini masih dalam proses studi kelayakan.
Atambua (ANTARA) - Rencana pembangunan Bendungan Welikis di Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste, saat ini masih dalam proses studi kelayakan.

"Soal Welikis kami sudah dijanjikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakayat (PUPR) untuk membangun satu bendungan lagi, namun saat ini masih dalan proses studi kelayakan," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Belu, Frans Manafe kepada ANTARA di Atambua. Senin (5/8).

Hal ini disampaikan berkaitan dengan perkembangan rencana pemerintah pusat untuk membangun bendungan kedua di kabupaten itu yang bernama Welikis.

Pembangunan bendungan Welikis sendiri, kata dia, adalah pengganti dari bendungan Kolhua di Kota Kupang yang hingga saat ini belum bisa dilakukan pembangunan karena masalah lahan yang tak kunjung selesai.

Ia juga menambahkan, pembangunan bendungan Welikis itu juga adalah program pemerintah pusat di bawah pemerintahan Presiden Jokowi yang ingin membangun tujuh bendungan di NTT. "Jika Welikis jadi dibangun maka masalah kekeringan di Kabupaten Belu bisa teratasi," katanya.

Baca juga: Belum ada izin pengoperasian Bendungan Raknamo

Ia menambahkan bahwa bendungan Welikis yang berada di Kecamatan Tasifeto Timur sendiri kapasitasnya lebih besar dari bendungan Rotiklot memiliki kapasitas tampung sekitar 3,2 juta meter kubik.

"Bendungan Welikis ini dijanjikan akan lebih besar kapasitas tampungnya dari Rotiklot. Namun belum tahu pasti berapa jumlah daya tampungnya. Selain itu luas lahannya juga masih dalam pengkajian," tambah dia.

Namun terkait manfaat bendungan Welikis sendiri, ujar dia, akan mengairi tiga kecamatan di Kabupaten Belu, yakni Kecamatan Atambua, Kecamatan Atambua Barat serta Atambua Selatan. "Selain itu juga akan memberikan air bersih bagi tiga kecamatan di sekitarnya, yakni Tasifeto Timur serta Tasifeto Barat," tutur Frans Manafe.

Baca juga: Para petani harapkan jaringan irigasi dari Bendungan Rotiklot
Baca juga: Presiden Jokowi janji tambah 13 bendungan lagi untuk NTT
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar