DPRD Kota Kupang harapkan koperasi jadi kekuatan ekonomi

id Kota Kupang

DPRD Kota Kupang harapkan koperasi jadi kekuatan ekonomi

Taman Tirosa di Bundaran PU Kota Kupang, NTT. (ANTARA FOTO/Laurensius Molan)

Pemerintahan Wali Kota Jefrison Riwu Koreh diminta untuk terus meningkatkan koperasi produksi yang bergerak di sektor perdagangan dan jasa sebagai kekuatan ekonomi di ibu kota Provinsi NTT ini.
Kupang (ANTARA) - DPRD Kota Kupang mendorong pemerintahan Wali Kota Jefrison Riwu Koreh untuk meningkatkan koperasi produksi yang bergerak di sektor perdagangan dan jasa sebagai kekuatan ekonomi di ibu kota Provinsi NTT ini.

"Hal ini guna meningkatkan sumber ekonomi daerah sebagai kota perdagangan dan jasa, maka koperasi produksi dapat menjadi solusi kekuatan ekonomi," kata anggota DPRD Kota Kupang Richardus Yunatan kepada wartawan di Kupang, Selasa (19/11).

Hal ini disampaikannya ketika ditanyai soal usulan dari DPRD Kota Kupang untuk mendukung pemkot Kupang yang saat ini sedang terus meningkatkan perekonomian di kota itu di sektor perdagangan dan jasa.

Namun, kata dia, koperasi produksi yang dimaksud yakni bukan koperasi simpan pinjam, tetapi koperasi produksi yang memberdayakan berbagai bidang ekonomi dan jasa pariwisata.

Ia mencontohkan di bidang ekonomi misalnya harus ada tiga komponen yang saling bekerja sama yakni koperasi dunia pendidikan guna mengedukasi pengusaha perikanan dan sektor perbankan dari sisi penguatan modal usaha.

Baca juga: Luar biasa modal koperasi di NTT tembus Rp3 triliun
Baca juga: 100 koperasi di Kabupaten Kupang ternyata sudah mati suri


"Selama ini contohnya perikanan sejak dari proses pembibitan, kemudian pemilihan jenis ikan baik untuk budidaya usaha dan perawatan aspek legal belum menerapkan tiga komponen tersebut, sehingga peningkatan ekonomi belum berjalan dengan baik," tambah dia.

Politisi partai Gerindra ini juga menegaskan bahwa bahwa kota itu butuh koperasi produksi guna pergerakan ekonomi sehingga tidak hanya sebagai kota transit tapi mampu menjadi kota penghasil dan penggerak ekonomi berbasis masyaraka.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Kupang Ebenheizer Ndapamerang mengatakan sumber penggerak ekonomi di kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) lebih pada sektor perdagangan dan jasa.

“Sumber ekonomi Kota Kupang lebih pada sektor perdagangan dan jasa. Ekonomi kerakyatan dalam bentuk usaha mikro dan kecil memiliki kontribusi yang besar dalam geliat ekonomi,” ujar dia.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kupang, tercatat sebanyak 567 koperasi simpan pinjam terdaftar dan UMKM sebanyak 17 ribu yang selama ini juga mendapatkan bantuan dana Pemberdayaan Masyarakat (Dana PEM) yang tersebar di 51 kelurahan.

Pihaknya juga akan mempertimbangkan usulkan dari anggota dewan tersebut untuk peningkatan ekonomi rakyat di kota itu guna mewujudkan Kota Kupang yang menjadi kota Jasa dan perdagangan.

Baca juga: Jangan jadikan koperasi hanya sekadar papan nama
Baca juga: Ratusan koperasi di Kota Kupang hidup enggan mati tak mau
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar