Gubernur Harapkan Pelaksanaan UNBK Jujur

id UNBK

Gubernur Harapkan Pelaksanaan UNBK Jujur

Pelaksanaan UNBK 2017 diharapkan berlangsung jujur

"Paling penting dalam UNBK tahun ini adalah pelaksaan ujian dengan jujur, sehingga hasilnya pun bagus," kata Gubernur Frans Lebu Raya.
Kupang (Antara NTT) - Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya mengharapkan pelaksaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di daerah ini dapat dijalankan dengan jujur oleh siswa peserta maupun guru.

"Paling penting dalam UNBK tahun ini adalah pelaksaan ujian dengan jujur, sehingga hasilnya pun bagus," katanya saat meninjau pelaksanaan UNBK di SMAN 3 Kupang, Senin.

Pelaksanaan UNBK untuk tingkat SMA di wilayah NTT yang seharusnya dilakukan pada 10 April 2017 dipercepat menjadi bersamaan dengan SMK (pada 3-6 April 2017) mengingat telah mendekati masa pekan suci menjelang Paskah.

Menurut dia, apalah artinya nilai ujian tinggi tetapi hasilnya diperoleh dengan cara yang tidak jujur.

Dalam beberapa tahun terakhir NTT, lanjutnya, mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat, soal indeks kejujuran dalam ujian yang terbilang tinggi dibandingkan dengan provinsi lainnya.

"Oleh karena itu kita harus menjaga kepercayaan pemerintah pusat soal indeks kejujuran ini, dengan tetap menjaga kejujuran selama ujian," tambahnya.

Selain itu, orang nomor satu di NTT ini juga mengharapkan agar tak adanya kebocoran soal selama pelaksanaan UNBK sehingga semua sekolah di NTT bisa menjalankan ujian nasional ini dengan lancar.

Pada kesempatan pelaksanaan hari pertama UNBK, Lebu Raya menyempatkan dirinya meninjau tiga sekolah yakni, SMA Negeri 3 Kupang, Seminari Santo Rafael, serta SMK Negeri 4 Kupang.

Secara terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayan Nusa Tenggara Timur Aloysius Min mengatakan dalam pelaksanaan UNBK 2017, ada 50 SMK dan 55 SMA di NTT yang ikut ambil bagian.

Sementara untuk peserta Ujian Nasional (UN), ia mengatakan jumlah peserta yang akan mengikuti UN dan UNBK tingkat SMA/SMK sederajat di Nusa Tenggara Timur pada 3017 mencapai 74.362 peserta.