• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews ntt
Selasa, 6 Januari 2026
Logo Small Mobile Antaranews ntt
Logo Small Fixed Antaranews ntt
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • TVRI menyusun standar pelayanan baru untuk tiga layanan

      TVRI menyusun standar pelayanan baru untuk tiga layanan

      Kamis, 18 Desember 2025 14:16

      LKBN Antara kembali meraih predikat Badan Publik Informatif kategori BUMN

      LKBN Antara kembali meraih predikat Badan Publik Informatif kategori BUMN

      Selasa, 16 Desember 2025 9:47

      AHY: Kebutuhan anggaran pemulihan bencana di Pulau Sumatera di atas Rp50 triliun

      AHY: Kebutuhan anggaran pemulihan bencana di Pulau Sumatera di atas Rp50 triliun

      Selasa, 9 Desember 2025 14:19

      Akhmad Munir melantik pengurus PWI Jateng 2025-2030

      Akhmad Munir melantik pengurus PWI Jateng 2025-2030

      Selasa, 2 Desember 2025 16:08

      Rais Aam menegaskan Gus Yahya tidak lagi menjabat Ketum PBNU

      Rais Aam menegaskan Gus Yahya tidak lagi menjabat Ketum PBNU

      Sabtu, 29 November 2025 19:36

  • Daerah
    • Basarnas perluas area pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

      Basarnas perluas area pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

      19 jam lalu

      BMKG: Mayoritas wilayah NTT berpotensi hujan lebat

      BMKG: Mayoritas wilayah NTT berpotensi hujan lebat

      22 jam lalu

      Polisi memastikan jasad yang ditemukan tim SAR adalah pelatih Valencia

      Polisi memastikan jasad yang ditemukan tim SAR adalah pelatih Valencia

      22 jam lalu

      SAR memperpanjang lagi pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

      SAR memperpanjang lagi pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

      04 January 2026 20:24 Wib

      Tim SAR kembali menemukan korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

      Tim SAR kembali menemukan korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

      04 January 2026 14:51 Wib

  • Lintas Daerah
    • BMKG: Hujan ringan guyur mayoritas kota besar Indonesia pada Sabtu

      BMKG: Hujan ringan guyur mayoritas kota besar Indonesia pada Sabtu

      03 January 2026 9:12 Wib

      BMKG: Mayoritas wilayah Indonesia difominasi hujan pada Jumat

      BMKG: Mayoritas wilayah Indonesia difominasi hujan pada Jumat

      02 January 2026 10:02 Wib

      BMKG: Mayoritas kota-kota besar berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang

      BMKG: Mayoritas kota-kota besar berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang

      31 December 2025 8:52 Wib

      Dua penerjun tewas tenggelam dalam insiden terjun payung di Pangandaran

      Dua penerjun tewas tenggelam dalam insiden terjun payung di Pangandaran

      30 December 2025 17:33 Wib

      Polisi: Jasad 15 korban kebakaran di Panti Werdha Damai Manado tak dapat dikenali

      Polisi: Jasad 15 korban kebakaran di Panti Werdha Damai Manado tak dapat dikenali

      30 December 2025 7:51 Wib

  • Ekonomi
    • Pemerintah bisa menarik surplus BI untuk penuhi kebutuhan APBN

      Pemerintah bisa menarik surplus BI untuk penuhi kebutuhan APBN

      16 menit lalu

      Purbaya menunda reorganisasi DJP demi penguatan Coretax

      Purbaya menunda reorganisasi DJP demi penguatan Coretax

      17 menit lalu

      BPS: NTP NTT mencapai 101,46 pada Desember 2025

      BPS: NTP NTT mencapai 101,46 pada Desember 2025

      35 menit lalu

      BPS: Inflasi NTT tahunan Desember 2025 mencapai 2,39 persen

      BPS: Inflasi NTT tahunan Desember 2025 mencapai 2,39 persen

      9 jam lalu

      Purbaya mewajibkan pedagang kripto lapor data transaksi ke DJP

      Purbaya mewajibkan pedagang kripto lapor data transaksi ke DJP

      15 jam lalu

  • Politik & Hukum
    • Menkum mengungkapkan progres pembentukan lima peraturan pelaksana KUHP

      Menkum mengungkapkan progres pembentukan lima peraturan pelaksana KUHP

      5 menit lalu

      Menkum: Keadilan restoratif bukan untuk perkara korupsi dan kekerasan seksual

      Menkum: Keadilan restoratif bukan untuk perkara korupsi dan kekerasan seksual

      6 menit lalu

      Wamenkum:  Polisi bisa dikontrol ketat dengan KUHAP baru

      Wamenkum: Polisi bisa dikontrol ketat dengan KUHAP baru

      10 menit lalu

      Wamenkum: Warga bisa mengajukan praperadilan bila laporan polisi diabaikan

      Wamenkum: Warga bisa mengajukan praperadilan bila laporan polisi diabaikan

      12 menit lalu

      Wamenkum ungkap alasan KUHAP mengatur penangkapan tanpa izin pengadilan

      Wamenkum ungkap alasan KUHAP mengatur penangkapan tanpa izin pengadilan

      13 menit lalu

  • Kesra
    • Mendiktisaintek mendorong penguatan ekosistem riset secara bersama

      Mendiktisaintek mendorong penguatan ekosistem riset secara bersama

      01 January 2026 10:29 Wib

      Jasa Raharja memastikan beri santunan korban kecelakaan KM Putri Sakinah

      Jasa Raharja memastikan beri santunan korban kecelakaan KM Putri Sakinah

      30 December 2025 7:32 Wib

      Apindo: Kenaikan UMP perlu mempertimbangkan angka pengangguran-pencari kerja

      Apindo: Kenaikan UMP perlu mempertimbangkan angka pengangguran-pencari kerja

      23 December 2025 9:07 Wib

      BMKG mengimbau warga dan pelaku wisata di Labuan Bajo waspadai cuaca ekstrem

      BMKG mengimbau warga dan pelaku wisata di Labuan Bajo waspadai cuaca ekstrem

      22 December 2025 4:55 Wib

      Pj. Ketum PBNU sambangi sejumlah pesantren di Jawa Timur

      Pj. Ketum PBNU sambangi sejumlah pesantren di Jawa Timur

      19 December 2025 5:29 Wib

  • Olahraga
    • Piala Afrika 2025 - Mesir dan Nigeria ke perempatfinal

      Piala Afrika 2025 - Mesir dan Nigeria ke perempatfinal

      20 menit lalu

      Fernandes dan Maguire sampaikan pesan perpisahan kepada Ruben Amorim

      Fernandes dan Maguire sampaikan pesan perpisahan kepada Ruben Amorim

      22 menit lalu

      Klasemen Liga Indonesia: Borneo kembali ke puncak

      Klasemen Liga Indonesia: Borneo kembali ke puncak

      25 menit lalu

      Barcelona selangkah lagi rekrut Joao Cancelo dari Al-Hilal

      Barcelona selangkah lagi rekrut Joao Cancelo dari Al-Hilal

      27 menit lalu

      Manchester City terdepan mendapatkan Marc Guehi

      Manchester City terdepan mendapatkan Marc Guehi

      33 menit lalu

  • Hiburan
    • Eksplor komedi Ernest Prakasa terhadap Vino G. Bastian

      Eksplor komedi Ernest Prakasa terhadap Vino G. Bastian

      14 December 2025 6:00 Wib

      Yuni Shara berdangdut, Rhoma Irama bawakan lagu Aladdin

      Yuni Shara berdangdut, Rhoma Irama bawakan lagu Aladdin

      14 December 2025 5:58 Wib

      Psikolog: Uang kerap digunakan sebagai alat regulasi emosi

      Psikolog: Uang kerap digunakan sebagai alat regulasi emosi

      02 December 2025 16:14 Wib

      Gary Iskak meninggal, sisakan duka yang mendalam bagi sahabat

      Gary Iskak meninggal, sisakan duka yang mendalam bagi sahabat

      29 November 2025 19:30 Wib

      Daftar lengkap peraih Piala Citra FFI 2025

      Daftar lengkap peraih Piala Citra FFI 2025

      21 November 2025 9:05 Wib

  • Internasional
    • Presiden Venesuela Maduro menyatakan tak bersalah atas semua dakwaan di pengadilan New York

      Presiden Venesuela Maduro menyatakan tak bersalah atas semua dakwaan di pengadilan New York

      8 menit lalu

      KBRI melaporkan situasi di Venezuela berangsur pulih, WNI tetap aman

      KBRI melaporkan situasi di Venezuela berangsur pulih, WNI tetap aman

      17 jam lalu

      Presidennya ditangkap AS, Pemerintah Venezuela bentuk komisi bebaskan Maduro

      Presidennya ditangkap AS, Pemerintah Venezuela bentuk komisi bebaskan Maduro

      18 jam lalu

      Pertamina memastikan aset minyak di Venezuela tidak terdampak serangan AS

      Pertamina memastikan aset minyak di Venezuela tidak terdampak serangan AS

      18 jam lalu

      Demokrat AS: Tidak ada bukti yang mendukung aksi militer di Venezuela

      Demokrat AS: Tidak ada bukti yang mendukung aksi militer di Venezuela

      18 jam lalu

  • Artikel
    • Mengejar swasembada garam di Indonesia

      Mengejar swasembada garam di Indonesia

      04 January 2026 20:35 Wib

      Aksi koboi nan aroganTrump terhadap Presiden Venezuela

      Aksi koboi nan aroganTrump terhadap Presiden Venezuela

      04 January 2026 10:44 Wib

      Mengawali tahun baru dengan kewaspadaan terhadap superflu

      Mengawali tahun baru dengan kewaspadaan terhadap superflu

      03 January 2026 10:38 Wib

      Negara harus hadir mencegah modal politik tinggi

      Negara harus hadir mencegah modal politik tinggi

      02 January 2026 10:05 Wib

      Riset hingga revisi regulasi, wajah terkini transformasi transmigrasi

      Riset hingga revisi regulasi, wajah terkini transformasi transmigrasi

      31 December 2025 8:58 Wib

  • Foto
    • Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

      Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

      Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

      Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

      Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

      Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

      Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

      Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

  • Video
    • Jelang mudik Nataru, uji emisi gratis di Kupang sasar angkutan online

      Jelang mudik Nataru, uji emisi gratis di Kupang sasar angkutan online

      Bandara El Tari prediksi lonjakan penumpang Nataru capai 79 ribu orang

      Bandara El Tari prediksi lonjakan penumpang Nataru capai 79 ribu orang

      Sidang kasus Prada Lucky sampaikan penolakan tuntutan oditur militer

      Sidang kasus Prada Lucky sampaikan penolakan tuntutan oditur militer

      Kurangi paparan gawai, Kupang gelar festival permainan tradisional

      Kurangi paparan gawai, Kupang gelar festival permainan tradisional

      Sidang tuntutan 17 terdakwa penganiaya Prada Lucky diundur 10 Desember

      Sidang tuntutan 17 terdakwa penganiaya Prada Lucky diundur 10 Desember

Logo Header Antaranews NTT

Kapitalisme Pancasila Vs "Serigala" Oleh Parni Hadi*

id Kapitalisme Pancasila Rabu, 16 November 2016 18:54 WIB

Image Print
Kapitalisme Pancasila Vs "Serigala" Oleh Parni Hadi*

Parni Hadi (Antara NTT)

Kapitalisme tidak usah dilawan karena memicu inovasi, tapi kapitalisme berwatak rakus seperti serigala (homo homini lupus) dan memandang manusia sebagai alat produksi (homo economicus) harus diganti kapitalisme Pancasila agar tercipta kesejahteraan melalui kehadiran rakyat dan karyawan sebagai pemegang saham aktif (PSA).

Kapitalisme jenis serigala itu disebut oleh penggagas Kapitalisme Pancasila sebagai Kapitalisme "BOB ASU" (Biar Orang lain Buntung, Asal Saya Untung), ungkap seorang pembicara dalam diskusi mengenang Pendeta Solagratia Setiawibawa Lumy (1934-2002), pencetus Kapitalisme Pancasila, di Jakarta pertengahan November 2016.

Bentuk usaha yang menjamin kehadiran PSA adalah koperasi, sesuai pasal 33 UUD 1945, kata Lumy, yang terlahir sebagai etnis Cina dengan nama Liem Tiong Sien di Yogyakarta 11 November 1934. Ia berasal dari keluarga yang dikenal sebagai "raja" tembakau dan dibaptis sebagai nasrani (Kristen) pada waktu berusia satu bulan.

Bagaimana rakyat punya modal untuk dapat memiliki saham? Lumy dalam Jurnal PSA menjawab :"Setiap orang diberi kapital untuk hidup di dunia ciptaan Tuhan ini dalam dirinya, harkat (harga diri dan bakat-bakat) dan harta yang di luar dirinya.

Untuk "kapitalisasi" harkat dan harta, menurut Lumy, diperlukan "sahamisasi" melalui kapitalisme Pancasila dengan dua kunci, yakni "kreatifikasi" setiap warga negara dan "produktifikasi" setiap jengkal lahan.
Dalam pandangan Lumy, kapitalisme "BOB ASU" berprinsip "survival of the fittest", memberlakukan ajaran homo homini lupus, berpedoman pada asas keuangan. Ini melahirkan persaingan antar keluarga dengan prinsip "private ownership" dan "free market" dengan memberlakukan manusia sebagai homo economicus, faktor produksi belaka.

Pemegang Saham Aktif
Lumy memperkenalkan istilah PSA (Pemegang Saham Aktif) yang bertujuan agar setiap pemegang saham dapat menikmati surplus dalam bentuk dividen setiap tahun dan aktif bekerja untuk menikmati jaminan hidup setiap bulan yang diperhitungkan sebagai biaya produksi. Biaya produksi perlu serendah mungkin agar dapat menikmati surplus sebesar mungkin.

Pandangan Lumy berpangkal tolak pada iman (keyakinan) yang harus dikembangkan dari sifatnya yang partikular menjadi universal, yakni bahwa manusia adalah ciptaan Tuhan, yang masing-masing diberi harkat.

Pandangan pendeta itu senafas dengan fatwa ulama Islam agar setiap Muslim mengembangkan dua jenis kesalehan sekaligus : kesalehan ritual formal, yang bersifat personal, menyangkut hubungan dengan Allah (hablun minallah), dan kesalehan sosial (hablun minannas) yang berdampak manfaat bagi orang lain.

Lumy melihat Indonesia yang berdasar Pancasila adalah negara "pistokrasi", yakni bertolak dari iman yang partikular yang harus dikembangkan menjadi iman yang universal. Negara Pancasila tidak memandang manusia sebagai homo economicus, tetapi sebagai homo iamgo dei, manusia sebagai gambar (tajali) Allah.

Pada saat proklamasi Republik Indonesia 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia berada dalam pusaran pertarungan ideologi besar, yaitu kapitalisme (invidual dan sempit) dan komunisme (kapitalisme negara). Keduanya memandang manusia sebagai "homo economicus".

Lumy, yang menempuh pendidikan khusus etnis Cina, SMP sampai SMA, sebentar di Akademi PTT (Pos, Telegraf dan Telepon) di Bandung sebagai mahasiswa penerima beasiswa dan STT (Sekolah Tinggi Teologia), Jakarta, anti kedua kapitalisme sempit dan komunisme.

Menurut biografinya, Lumy ingin melanjutkan sekolah di Taiwan, setelah lulus SMA Cina di Jakarta, untuk melawan komunis. Pada waktu itu Taiwan dilanda pertentangan antara Partai Nasionalis Cina, Kuo Min Tang, dengan Partai Komunis Cina, Kung Cing Tang.

Ternyata setelah lulus STT, ia memilih jalan pelayanan di antara para tunawisma, tunakarya dan pelaku tindak kriminal (penjahat) di luar struktur GKI (Gereja Kristen Indonesia) Jawa Barat.

Ia sambangi orang-orang miskin, tanpa melihat unsur SARA dan menawari mereka untuk mengambil beras dan kebutuhan hidup lainnya di rumahnya yang nampak sederhana di kawasan sekitar Cibubur, Jakarta Timur.

Mengetahui saya Muslim dan penggagas Dompet Dhuafa (DD), ia mengajak saya melihat kehidupan anak-anak miskin, pengamen jalanan yang bergabung dalam grup musik "Warunk Udiek" di kawasan Pulo Gadung Jakarta Timur yang kemudian menjadi mitra-binaan DD.

Ketua grup itu, Budi (alm) adalah santri yang taat dan pemusik yang sangat berbakat. Budi selalu mengingatkan anak buahnya untuk tetap rajin bersekolah, belajar dan beribadah setelah mengamen dengan hasil yang dianggap cukup.

BUMDES
Pembangunan, menurut Lumy, adalah perubahan yang direncanakan atau direkayasa. Untuk Indonesia pembangunan bertujuan untuk membangun masyarakat yang adil dan makmur. Perubahan dari masyarakat tradisional menjadi masyarakat modern.

Ia mengusulkan pembangunan koperasi desa paripurna dengan status Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang menerapkan sistem PSA. Koperasi paripurna ini dibangun dengan modal awal uang pajak (APBN) yang kemudian diharapkan menjadi sumber pajak untuk APBN.

Koperasi yang dikembangkan pemerintah berdasar UU Perkoperasian sampai saat gagasan kapitalisme Pancasila diluncurkan, pertengahan 1990an, menurut Lumy, adalah koperasi parsial dan sektoral yang berasaskan keuangan.

Itu, katanya, tidak sesuai dengan pasal 33 UUD 1945 yang menyatakan : Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
Pasal 33 UUD 1945 menuntut suatu bentuk koperasi yang paripurna, bukan koperasi yang parsial dan sektoral. Alasannya, satu keluarga adalah suatu bentuk koperasi yang paripurna. Artinya, seluruh kehidupan dan penghidupan harus dikoperasikan, ungkap Lumy yang menerima "Hatta Nugraha", sebuah penghargaan yang mengabadikan nama Bung Hatta sebagai Bapak Koperasi Indonesia.

Ia mendambakan hadirnya Desa Koperasi Paripurna dengan status BUMDES yang menghimpun 1.000 keluarga untuk menguasai, mengolah serta mengelola 1.000 hektar dengan modal kredit ventura secara bertahap.

Implementasi gagasan Kapitalisme Pancasila ala Lumy ini tidaklah mudah (baca tulisan berikutnya: Jalan Panjang Menuju SEIMAN (Sistem Ekonomi Indonesia Maju Nyata).

Presiden Soeharto pada 1990 pernah mengimbau perusahaan-perusahaan besar untuk memberikan sebagian sahamnya kepada koperasi karyawan atau koperasi rakyat yang menjadi mitra usahanya, antara lain sebagai penyuplai bahan yang akan diproduksi.

Namun, sampai sekarang, tak terdengar kabar tentang perkembangan koperasi penerima saham itu.

Para wartawan pada zaman Orde Baru sesuai persyaratan untuk mengajukan SIUPP (Surat Ijin Usaha Penerbitan Pers) mendapat saham kosong sebesar 20 persen dari nilai saham total. Tapi, karena wartawan bukan ahli menjalankan usaha dan sibuk berkarya jurnalistik, koperasi karyawan/wartawan, penerima saham itu tidak tumbuh berkembang, bahkan ada yang menjual sahamnya kepada pemodal (pemilik media).

Sejumlah pengamat melihat kapitalisme "BOB ASU" telah melahirkan minoritas orang kaya, yang jumlahnya sekitar 1 persen, kebanyakan pengusaha keturunan Cina, tapi menguasai sekitar 50 persen kekayaan nasional. Data itu juga diungkapkan Prof. Dr. Subroto, ekonom Orba, dalam pidatonya menyambut tahun baru 2016.

Para pengamat berpendapat, nafsu kapitalisme rakus tidak kenal henti. Setelah menguasai bidang ekonomi, juga ingin menguasai bidang-bidang kehidupan lainnya, termasuk politik, sehingga karenanya perlu kehadiran Kapitalisme Pancasila.

*Penulis, wartawan senior serta pengamat media, Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi LKBN ANTARA periode 1998-2000 dan Direktur Utama Radio Republik Indonesia (RRI) periode 2005-2010.

Pewarta :
Editor: Kornelis Aloysius Ileama Kaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

BPIP dan DPR memperkuat nilai Pancasila di Labuan Bajo

BPIP dan DPR memperkuat nilai Pancasila di Labuan Bajo

Minggu, 12 Oktober 2025 11:55 Wib

Wali Kota Kupang ajak warga maknai HKP 2025 untuk kemajuan daerah

Wali Kota Kupang ajak warga maknai HKP 2025 untuk kemajuan daerah

Kamis, 2 Oktober 2025 12:39 Wib

Presiden Prabowo memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Presiden Prabowo memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Rabu, 1 Oktober 2025 8:39 Wib

Kolonel Pnb. Amry Taufany menjadi komandan upacara peringatan HKP 2025

Kolonel Pnb. Amry Taufany menjadi komandan upacara peringatan HKP 2025

Rabu, 1 Oktober 2025 8:38 Wib

Pancasila dan politik tanpa rasa dendam

Pancasila dan politik tanpa rasa dendam

Selasa, 30 September 2025 7:45 Wib

Prabowo mengunggah kompilasi pidato Presiden masa ke masa soal Pancasila

Prabowo mengunggah kompilasi pidato Presiden masa ke masa soal Pancasila

Senin, 1 September 2025 15:07 Wib

Kadin mengusulkan 5 Juli sebagai Hari Ekonomi Pancasila

Kadin mengusulkan 5 Juli sebagai Hari Ekonomi Pancasila

Rabu, 20 Agustus 2025 10:50 Wib

Gubernur ingatkan generasi muda implementasikan nilai Pancasila

Gubernur ingatkan generasi muda implementasikan nilai Pancasila

Minggu, 17 Agustus 2025 22:06 Wib

  • Terpopuler
BMKG: Waspadai potensi hujan lebat di NTT hingga  awal 2026

BMKG: Waspadai potensi hujan lebat di NTT hingga awal 2026

30 December 2025 14:53 Wib

Tim SAR gabungan makin memperluas pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Tim SAR gabungan makin memperluas pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

31 December 2025 6:38 Wib

Kemenkeu: Realisasi KUR di NTT capai Rp2,75 triliun pada 2025

Kemenkeu: Realisasi KUR di NTT capai Rp2,75 triliun pada 2025

03 January 2026 9:00 Wib

Tim SAR kembali menemukan korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Tim SAR kembali menemukan korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

04 January 2026 14:51 Wib

  • Top News
Basarnas perluas area pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Basarnas perluas area pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Polisi memastikan jasad yang ditemukan tim SAR adalah pelatih Valencia

Polisi memastikan jasad yang ditemukan tim SAR adalah pelatih Valencia

Tim SAR kembali menemukan korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Tim SAR kembali menemukan korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Basarnas memperpanjang pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Basarnas memperpanjang pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo

Kedubes Spanyol meminta Basarnas lanjut cari korban kapal tenggelam

Kedubes Spanyol meminta Basarnas lanjut cari korban kapal tenggelam

ANTARA News NTT

Foto

Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

Logo Footer Antaranews ntt
kupang.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Daerah
  • Lintas Daerah
  • Artikel
  • Ekonomi
  • Politik Hukum
  • Kesra
  • Foto
  • Video
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Seputar NTT
  • Ekonomi
  • Politik & Hukum
  • Kesra
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Internasional
  • Foto
  • Video