OJK optimistis pertumbuhan kredit di NTT mencapai 6 persen

id NTT, OJK NTT, kredit, pertumbuhan kredit

OJK optimistis pertumbuhan kredit di NTT mencapai 6 persen

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Timur, Robert Sianipar. (ANTARA/Aloysius Lewokeda)

Pertumbuhan kredit di NTT per Mei 2020 baru 0,49 persen tetapi kami optimistis hingga akhir tahun ini bisa mencapai 6 persen
Kupang (ANTARA) - Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Robert Sianipar mengatakan pihaknya optimistis pertumbuhan kredit di NTT hingga akhir 2020 bisa mencapai 6 persen.

"Pertumbuhan kredit di NTT per Mei 2020 baru 0,49 persen tetapi kami optimistis hingga akhir tahun ini bisa mencapai 6 persen," katanya dalam keterangan yang diterima di Kupang, Senin, (13/7).

Baca juga: OJK sebut NTT segera luncurkan program kredit melawan rentenir

Ia mengatakan, pihaknya terus berupaya mendorong pertumbuhan kredit di NTT, salah satu cara dengan mempertemukan pihak asosiasi pengusaha di sektor rill dengan perbankan terutama dari himpunan bank milik negara (Himbara).

Target dari upaya ini, kata dia, yakni bagaimana meningkatkan pertumbuhan kredit dengan memanfaatkan dana yang ditempatkan pemerintah di perbankan sebesar Rp30 triliun untuk mendorong pemulihan sektor riil yang terdampak pandemi virus corona jenis baru (COVID-29).

"Jadi kami juga minta untuk bagaimana perbankan bisa secara optimal mengeksekusi program (penempatan dana pemerintah) ini," katanya.

"Dengan demikian diharapkan pertumbuhan kredit di NTT bisa kita dorong, meskipun tahun lalu hampir 7 persen dan tahun ini kita optimistis bisa 6 persen," katanya lagi.

Robert Sianipar mengatakan, perlu dukungan semua pihak baik pelaku usaha, pemerintah, dan lembaga keuangan untuk meningkatkan pertumbuhan kredit di provinsi ini.

Ia mengatakan pihaknya juga terus memantau penyaluran kredit dari perbankan dan juga terhadap pengusaha terkait pemetaan sektor-sektor usaha yang akan dibiayai serta koordinasi mereka dengan perbankan.

Baca juga: Penyaluran kredit untuk UMKM di NTT capai Rp11,62 trilun

"Kami terus mendorong agar pembiayaan dari dana yang ditopang pemerintah ini bisa disalurkan secara optimal untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi terutama kredit bagi UMKM," katanya.