KKP bantu pondok informasi untuk pokmaswas Pedan Wutun

id pedan wutun

KKP bantu pondok informasi untuk pokmaswas Pedan Wutun

Kepala Seksi Program BPSPL, Permana Yudiarso (kanan) menyerahkan bantuan pondok informasi kepada ketua kelompok pengawas Pedan Wutun Kristo Werang, Solor, Flores Timur (tengah) disaksikan disaksikan Suko Wardono, Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar (kiri). (ANTARA FOTO/Bernadus Tokan)

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), membantu pondok informasi bagi kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) sumber daya kelautan dan perikanan Pedan Wutun di Kabupaten Flores Timur, NTT.
Kupang (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), membantu pondok informasi bagi kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) sumber daya kelautan dan perikanan Pedan Wutun di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyerahan bantuan kepada kelompok pelestari sumberdaya ikan, termasuk pelestari penyu di Pedan Wutun ini, dilakukan Kepala Seksi Program BPSPL, Permana Yudiarso kepada ketua kelompok pengawas Pedan Wutun Kristo Werang di Solor, Flores Timur, Kamis (7/11).

Demikian Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), wilayah kerja Kabupaten Lembata, Flores Timur dan Sikka, Antonius Andy Amuntoda.

Penyerahan bantuan itu disaksikan Suko Wardono, Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar.

Baca juga: KKP tempatkan kapal penampung ikan dukung program SLIN
Baca juga: KKP tidak pernah keluarkan izin pemasangan rumpon


Selain bantuan rumah atau pondok informasi, KKP juga membantu sebuah Laptop dan Infocus kepada kelompok pengawas untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga perairan laut.

Laptop dan infocus ini, kata Andy Amuntoda, akan dimanfaatkan oleh kelompok pengawas Pedan Wutun, untuk memberikan informasi tentang pentingnya melestarikan lingkungan laut.

"Pondok ini akan menjadi pusat pertemuan masyarakat penggerak konservasi (KOMPAK) di daerah ini untuk berdiskusi mengenai pengawasan perairan laut dan bagaimana melestarikannya," tambahnya.

KKP berharap, sarana dijaga dan dimanfaatkan dengan baik, dan menambah semangat kerja kelompok dalam upaya pelestarian penyu dan sumberdaya ikan yang lainnya di wilayah itu.

Pokmaswas Pedan Wutun asal desa Ritaebang Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur sebagai pemenang dalam penilaian Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Tingkat Provinsi NTT tahun 2019.

Baca juga: KKP tingkatkan pengawasan di wilayah perairan perbatasan
Baca juga: Sekjen KKP sesalkan laporan penangkapan ikan yang tak akurat
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar