Rakor siaga bencana alam di Kabupaten Kupang

id Banjir

Rakor siaga bencana alam di Kabupaten Kupang

Wakil Bupati Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jerry Manafe (ANTARA FOTO/Benny Jahang)

Pemerintah Kabupaten Kupang menggelar rapat kordinasi kesiapsiagaan bencana sebagai antisipasi dini terhadap terjadinya bencana alam di salah satu kabupaten di Provinsi NTT itu.
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kupang menggelar rapat kordinasi kesiapsiagaan bencana sebagai antisipasi dini terhadap terjadinya bencana alam di salah satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur itu.

"Rapat kordinasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kupang itu untuk membangun kerja sama lintassektor terkait di daerah ini dalam upaya penanggulangan bencana alam, sehingga dampak risiko akibat terjadinya bencana dapat diminimalisir," kata Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe ketika dihubungi Antara di Kupang, Senin (20/1).

Jerry Manafe mengatakan hal itu terkait dilaksanakannya rapat kordinasi penanggulangan bencana alam dalam mengantisipasi bencana alam di wilayah yang berbatasan dengan wilayah Oecusse, Timor Leste, itu.

Ia mengatakan, sinergitas dari banyak pihak, baik itu pemerintah maupun masyarakat sangat penting dalam upaya penanggulangan bencana sehingga dampak dan risiko yang merugikan masyarakat dapat diminimalisir.
Rumah warga di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur hancur akibat terjangan angin puting beliung pada November 2019 lalu. (ANTARA FOTO/Benny Jahang)
Menurut mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang itu, terjadinya bencana alam tidak dapat diprediksi sehingga dibutuhkan kesiapsiagaan secara dini yang dilakukan pemerintah dan masyarakat sangat penting.

"BPBD Kabupaten Kupang harus proaktif dan sigap terhadap kondisi-kondisi darurat akibat bencana yang terjadi. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kata kunci dalam mengantisipasi bencana yang mungkin menimpa masyarakat," ujar Jerry Manafe.

Ia berharap BPBD Kabupaten Kupang dapat mengidentifikasi terhadap peta risiko bencana di daerah itu secara baik serta membangun koordinasi sektoral dengan instansi terkait sehingga upaya penanggulangan terhadap bencana alam dapat dilakukan dengan sukses.

Jerry Manafe juga mengingatkan pentingnya mempersiapkan tenaga siaga bencana yang secara aktif yang dapat bergerak di saat kondisi darurat untuk membantu dan menolong korban yang terdampak bencana.
Warga melintasi sungai menggunakan jembatan yang dibangun swadaya masyarakat sekitar di Desa Ciladaheun, Lebak, Banten, Senin (20/1/2020). Sebanyak 28 jembatan rusak diterjang banjir bandang dan longsor. (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/foc).
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar