REI NTT gandeng BI-OJK gelar vaksinasi COVID-19

id BI NTT,VAKSINASI, COVID-19, NTT

REI NTT gandeng BI-OJK gelar vaksinasi COVID-19

Konferensi Pers pelaksanaan vaksinasi di Kota Kupang. ANTARA/Kornelis Kaha

Ini merupakan upaya dari REI NTT bersama Lembaga Jasa Keuangan untuk meningkatkan "herd immunity" dan juga mempercepat pelaksanaan vaksinasi
Kupang (ANTARA) - DPD Real Estate Indonesia (REI) Nusa Tenggara Timur mengandeng Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengelar vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat umum dengan target 5.000 orang.

"Untuk teknis pendaftarannya bisa melalui daring ataupun secara manual dengan cara datang ke lokasi vaksinasi COVID-19 di Pitoby Sport Center," kata Ketua DPD REI NTT Bobby Pitoby kepada wartawan di Kupang, Jumat (17/9).

Ia mengatakan bahwa dengan cara daring masyarakat umum mulai dari usia remaja sama lansia bisa mendaftar melalui http://reipeduli.id dan nanti langsung mendapatkan nomor antrean.

Saat ini sosialisasi dan pengumuman soal pelaksanaan vaksinasi yang akan digelar pekan depan itu sudah dilakukan. Oleh karena itu ia[un berharap agar sejumlah media di Kupang juga bisa ikut mensosialisasikan hal tersebut sehingga semakin banyak warga yang divaksin.

Bobby menambahkan bahwa pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat umum di Kota Kupang yang sedianya akan diselenggarakan pada Senin (20/9) pekan depan sampai dengan Jumat (24/9) ini merupakan upaya dari REI NTT bersama Lembaga Jasa Keuangan untuk meningkatkan "herd immunity" dan juga mempercepat pelaksanaan vaksinasi.

Kini capaian vaksinasi COVID-19 di Kota Kupang sudah sangat tinggi mencapai 68 persen. Cakupan ini lebih tinggi dari 21 kabupaten/kota yang ada di provinsi berbasis kepulauan itu.

REI sendiri menilai jika pelaksanaan vaksinasi di Kota Kupang berjalan dengan baik dan 100 persen dan herd immunity terbentuk ia meyakini bahwa perekonomian akan bangkit kembali.

Sementara itu Kepala BI perwakilan NTT I Nyoman Ariawan Atmaja menilai bahwa mengingat pertumbuhan ekonomi melambat akibat pandemi, ia berharap ada kolaborasi dari semua kalangan demi mempercepat pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

"Kalau yang terjadi saat ini adalah kolaborasi yang baik antara LJK dan juga REI DPD serta pemerintah daerah. Memang kita semua perlu bergandengan tangan dan bekerja sama meningkatkan herd immunity di NTT ini," ujar dia.

Ia menyebutkan, vaksinasi di NTT telah dimulai sejak 15 Januari 2021. Sampai dengan 14 September 2021, 973 ribu orang sudah menerima vaksin dosis pertama atau prosentasenya mencapai 25,49 persen dari total 3,8 juta orang.

Sementara vaksinasi dosis kedua baru mencapai 503 orang orang sebanyak 503 ribu orang sudah menerima vaksin dosis dua atau setara dengan 13,1 persen.

Baca juga: Pelaku jasa keuangan di NTT jalani vaksinasi
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2021