VBL minta Manggarai Timur segera habiskan stok vaksin COVID-19

id vaksinasi NTT,vaksinasi covid,penanggulangan covid

VBL minta Manggarai Timur segera habiskan stok vaksin COVID-19

Arsip Foto. Petugas kesehatan bersiap memberikan suntikan vaksin COVID-19 kepada warga di Nusa Tenggara Timur. (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

"Daerah ini memiliki stok vaksin yang banyak namun capaian vaksinasinya masih rendah,"
Kupang (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat meminta Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur segera menghabiskan stok vaksin COVID-19 yang diterima sebelum kedaluwarsa.

"Masih ada 40.000 (dosis) vaksin COVID-19 di Manggarai Timur yang belum digunakan, sekalipun kegiatan vaksinasinya berjalan dengan baik tetapi masih terdapat puluhan ribu dosis vaksin yang belum digunakan. Kami berharap hal ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur untuk secepatnya digunakan," katanya dalam rapat bersama para bupati dan wali kota di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (2/12).

"Pemerintah NTT tidak ingin puluhan ribu vaksin itu menjadi kedaluwarsa sehingga tidak bisa digunakan untuk vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat Manggarai Timur. Untuk mendapatkan vaksin sudah susah sekali, kami minta segera digunakan," ia menambahkan.

Gubernur mengemukakan bahwa sebagaimana Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Malaka yang berbatasan dengan negara Timor Leste cakupan vaksinasinya juga tergolong masih rendah meski stok vaksinnya banyak.

Baca juga: Pemkab Manggarai Barat minta dukungan vaksin Sinovac untuk remaja
Baca juga: 93.430 warga Manggarai Timur sudah jalani vaksinasi dosis pertama


"Daerah ini memiliki stok vaksin yang banyak namun capaian vaksinasinya masih rendah," kata Viktor.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi NTT bersama TNI dan Polri siap membantu Pemerintah Kabupaten Malaka menggencarkan pelayanan vaksinasi COVID-19.

Pemerintah Provinsi NTT, ia melanjutkan, juga siap membantu pemerintah kabupaten dan kota lain mempercepat penuntasan pelaksanaan vaksinasi untuk mewujudkan kekebalan komunal terhadap COVID-19.
Pewarta :
Editor: Kornelis Aloysius Ileama Kaha
COPYRIGHT © ANTARA 2022