TPI dukung usaha wisata kuliner di Labuan Bajo

id TPI

TPI Labuan Bajo yang dibangun oleh PT ASDP Ferry Indonesia, Jumat (30/11) diresmikan penggunaannya oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat. (ANTARA Foto/Kornelis Kaha.)

"TPI baru ini dibangun di samping Pelabuhan Marina untuk mendukung usaha wisata kuliner di Kampung Ujung, Kota Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat," kata Ganef Wurgiyanto.
Kupang (ANTARA News NTT) - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Timur Ganef Wurgiyanto mengemukakan Kabupaten Manggarai Barat di Pulau Flores, kini memiliki tempat pelelangan ikan (TPI) baru, yang dibangun PT (Persero)  ASDP Indonesia Ferry.

"TPI baru ini dibangun di samping Pelabuhan Marina untuk mendukung usaha wisata kuliner di Kampung Ujung, Kota Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat," katanya ketika dihubungi Antara di Kupang, Kamis (6/12).

Ia mengatakan, pihak ASPD membangun TPI tersebut sebagai kompensasi, mengingat lokasi TPI sebelumnya berada di dalam kawasan Pelabuhan Marina.

TPI baru ini telah diresmikan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat ketika berkunjung ke daerah itu beberapa waktu lalu dan selanjutnya akan dikelola pemerintah daerah setempat.

Dijelaskannya, TPI ini akan menjadi tempat berlabuh kapal-kapal nelayan di Labuan Bajo untuk mendaratkan ikan-ikan segar hasil tangkapannya.

"Jadi, TPI ini diatur secara higienis untuk memasok ikan-ikan segar untuk kebutuhan usaha pariwisata di Labuan Bajo," katanya.
Pelabuhan Jeti TPI Labuan Bajo yang dibangun oleh PT ASDP Ferry Indonesia, Jumat (30/11) diresmikan penggunaannya oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat. (ANTARA Foto/Kornelis Kaha) 
Mantan Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP NTT itu mengatakan, keberadaan TPI ini terintegrasi dengan wisata kuliner di Kampung Ujung yang dihubungkan dengan jalur angkutan khusus. 

Dijelaskannya, semua kebutuhan ikan segar untuk wisata kuliner di Kampung Ujung akan dipasok dari TPI yang menghasilkan ikan-ikan segar dan higienis.

"Karena di Kampung Ujung kan ramai sekali didatangi wisatawan terutama mancanegara yang suka memilih untuk mengonsumsi ikan-ikan segar yang higienis," ujarnya.

Ganef menambahkan, para nelayan di Labuan Bajo akan menjadi pemasok utama ikan-ikan ke TPI baru tersebut.

"Kami berharap dengan pembangunan yang terintegrasi seperti ini bisa menggerakan berbagai sektor usaha di daerah sehingga masyarakat bisa menikmati keuntungan secara langsung," demikian Ganef Wurgiyanti.
Gubernur NTT Viktor Laiskodat saat meninjau pelabuhan Jeti TPI Labuan Bajo di Manggarai Barat, Jumat (30/11). (ANTARA Foto/Kornelis Kaha) 

 
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar