Bulog pasarkan beras kemasan kecil berukuran 200 gram

id beras

Beras

Kehadiran beras sachet ini masih belum populer bagi masyarakat di provinsi berbasiskan kepulauan ini meskipun sudah lama dipasarkan secara nasional.
Kupang (ANTARA News NTT) - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Nusa Tenggara Timur telah memasarkan sekitar 1 ton beras kemasan kecil (sachet) berisi 200 gram.

"Beras sachet yang kami pasarkan sudah 1 ton, pemintanya lumayan walaupun masih hanya di Kota Kupang," kata Kepala Bulog Divre NTT Eko Pranoto di Kupang, Jumat (11/1).

Dijelaskannya, beras sachet itu dipasarkan melalui kegiatan pasar murah secara menyebar pada puluhan gereja di Kota Kupang menjelang Hari Raya Natal 2018.

Menurutnya, kehadiran beras sachet ini masih belum populer bagi masyarakat di provinsi berbasiskan kepulauan ini meskipun sudah lama dipasarkan secara nasional.

Ia menjelaskan, beras sachet merupakan beras jenis premium yang dijual dengan harga yang mudah dijangkau berbagai kalangan masyarakat yakni senilai RP2.500 per kemasan.

"Karena itu kami mulai pasarkan secara masif tahun ini, kami berharap media massa juga memperkenalkan ini kepada masyaraka agar mereka terbantu dalam mendapat beras berkualitas baik," katanya.

Eko mengatakan, beras sachet ini mulai dipasarkan juga melalui lebih rumah pangan kita (RPK) yang sudah dibentuk secara menyebar di provinsi setempat dengan jumlah yang tercatat lebih dari 1.200 RPK.

Ia menambahkan, ketika nantinya kehadiran beras sachet ini mulai populer dan banyak dikonsumsi masyarakat maka pihaknya siap melayani permintaan pasar.

"Kami memiliki lat produksinya yang sudah kami datangkan dan beroperasi di Kota Kupang,"
katanya.

Baca juga: Bulog NTT pasarkan beras kemasan kecil secara masif
Baca juga: Bulog serap 1.600 ton beras petani NTT selama 2018
Pewarta :
Editor: Kornelis Aloysius Ileama Kaha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar