• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews ntt
Selasa, 20 Januari 2026
Logo Small Mobile Antaranews ntt
Logo Small Fixed Antaranews ntt
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Kementrans menyiapkan Beasiswa Patriot  bagi 1.100 peserta dari 7 kampus

      Kementrans menyiapkan Beasiswa Patriot bagi 1.100 peserta dari 7 kampus

      Senin, 19 Januari 2026 12:49

      Antaranews kembali meraih Adam Malik Awards untuk media daring terbaik

      Antaranews kembali meraih Adam Malik Awards untuk media daring terbaik

      Rabu, 14 Januari 2026 11:24

      ANTARA mendukung TVRI gelar tayangan Piala Dunia 2026

      ANTARA mendukung TVRI gelar tayangan Piala Dunia 2026

      Jumat, 9 Januari 2026 17:37

      TVRI menyusun standar pelayanan baru untuk tiga layanan

      TVRI menyusun standar pelayanan baru untuk tiga layanan

      Kamis, 18 Desember 2025 14:16

      LKBN Antara kembali meraih predikat Badan Publik Informatif kategori BUMN

      LKBN Antara kembali meraih predikat Badan Publik Informatif kategori BUMN

      Selasa, 16 Desember 2025 9:47

  • Daerah
    • Kemenag NTT dan GKS memperkuat ekoteologi dan kerukunan umat di Sumba

      Kemenag NTT dan GKS memperkuat ekoteologi dan kerukunan umat di Sumba

      16 jam lalu

      Pemkot Kupang memperkuat sinkronisasi program pendidikan dasar 2026

      Pemkot Kupang memperkuat sinkronisasi program pendidikan dasar 2026

      16 jam lalu

      BPBD mencatat 31 rumah terdampak cuaca ekstrem di Kota Kupang

      BPBD mencatat 31 rumah terdampak cuaca ekstrem di Kota Kupang

      22 jam lalu

      BMKG: Angin kencang di Kupang disebabkan oleh siklon 97S

      BMKG: Angin kencang di Kupang disebabkan oleh siklon 97S

      22 jam lalu

      Badan Geologi melaporkan Gunung Ile Lewotolok naik status jadi Siaga

      Badan Geologi melaporkan Gunung Ile Lewotolok naik status jadi Siaga

      18 January 2026 16:10 Wib

  • Lintas Daerah
    • Kemenhub: Penyebab insiden pesawat ATR 42-500 sedang diinvestigasi KNKT

      Kemenhub: Penyebab insiden pesawat ATR 42-500 sedang diinvestigasi KNKT

      3 jam lalu

      Menhub menegaskan negara hadir untuk temukan korban pesawat ATR 42-500

      Menhub menegaskan negara hadir untuk temukan korban pesawat ATR 42-500

      3 jam lalu

      TNI AD menjelaskan penemuan puing pesawat ATR 42-500

      TNI AD menjelaskan penemuan puing pesawat ATR 42-500

      20 jam lalu

      Kemenhub: Hasil inspeksi pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros laik terbang

      Kemenhub: Hasil inspeksi pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros laik terbang

      21 jam lalu

      BMKG: Indonesia dikepung hujan yang dapat disertai petir pada Senin

      BMKG: Indonesia dikepung hujan yang dapat disertai petir pada Senin

      22 jam lalu

  • Ekonomi
    • Gubernur NTT meminta maskapai mulai siapkan penerbangan internasional

      Gubernur NTT meminta maskapai mulai siapkan penerbangan internasional

      3 jam lalu

      Deputi Gubernur BI Juda Agung mundur, nama Wamenkeu muncul sebagai kandidat

      Deputi Gubernur BI Juda Agung mundur, nama Wamenkeu muncul sebagai kandidat

      18 jam lalu

      Kepala BPH Migas memergoki truk terindikasi selewengkan BBM subsidi

      Kepala BPH Migas memergoki truk terindikasi selewengkan BBM subsidi

      22 jam lalu

      Ditjenpas NTT gelar panen raya komoditas pangan produktif di TTU

      Ditjenpas NTT gelar panen raya komoditas pangan produktif di TTU

      16 January 2026 19:20 Wib

      Kemenkeu: Realisasi belanja APBN 2025 di NTT mencapai Rp32,6 triliun

      Kemenkeu: Realisasi belanja APBN 2025 di NTT mencapai Rp32,6 triliun

      16 January 2026 6:48 Wib

  • Politik & Hukum
    • KPK pinjam ruangan Polres Kudus untuk pemeriksaan Bupati Pati

      KPK pinjam ruangan Polres Kudus untuk pemeriksaan Bupati Pati

      3 jam lalu

      Pengacara Nadiem melaporkan tiga saksi kasus korupsi Chromebook ke KPK

      Pengacara Nadiem melaporkan tiga saksi kasus korupsi Chromebook ke KPK

      3 jam lalu

      Kejagung tengah menyelidiki dugaan korupsi tata kelola minyak

      Kejagung tengah menyelidiki dugaan korupsi tata kelola minyak

      3 jam lalu

      KPK umumkan penangkapan Bupati Pati Sudewo dalam OTT

      KPK umumkan penangkapan Bupati Pati Sudewo dalam OTT

      15 jam lalu

      Sejumlah pejabat pemkot dibawa KPK ke Jakarta

      Sejumlah pejabat pemkot dibawa KPK ke Jakarta

      15 jam lalu

  • Kesra
    • Kemenag mengalokasikan anggaran KIP Kuliah Rp1,6 triliun bagi mahasiswa PTKN

      Kemenag mengalokasikan anggaran KIP Kuliah Rp1,6 triliun bagi mahasiswa PTKN

      21 jam lalu

      Ekspedisi Patriot Kementrans menargetkan 1.000-1.500 peserta dari 10 kampus

      Ekspedisi Patriot Kementrans menargetkan 1.000-1.500 peserta dari 10 kampus

      22 jam lalu

      Kementrans menerima usulan 60 kawasan transmigrasi baru dari pemda

      Kementrans menerima usulan 60 kawasan transmigrasi baru dari pemda

      22 jam lalu

      Anggota Komisi X DPR meminta pemerintah pastikan pemerataan akses dana riset

      Anggota Komisi X DPR meminta pemerintah pastikan pemerataan akses dana riset

      22 jam lalu

      DPR: Penambahan personel TNI-Polri jangan mengurangi kuota petugas haji

      DPR: Penambahan personel TNI-Polri jangan mengurangi kuota petugas haji

      16 January 2026 13:02 Wib

  • Olahraga
    • Liga Champions - Inter Milan siap hadapi Arsenal

      Liga Champions - Inter Milan siap hadapi Arsenal

      3 jam lalu

      John Herdman memaklumatkan timnya sebagai \"Garuda baru\"

      John Herdman memaklumatkan timnya sebagai "Garuda baru"

      3 jam lalu

      Ketum PSSI: FIFA Series penting untuk perkembangan timnas Indonesia

      Ketum PSSI: FIFA Series penting untuk perkembangan timnas Indonesia

      3 jam lalu

      Liga Prancis: Lens memimpin klasemen berjarak satu poin dari PSG

      Liga Prancis: Lens memimpin klasemen berjarak satu poin dari PSG

      22 jam lalu

      Klasemen Liga Jerman: Muenchen di puncak, unggul 11 poin dari Dortmund

      Klasemen Liga Jerman: Muenchen di puncak, unggul 11 poin dari Dortmund

      19 January 2026 7:10 Wib

  • Hiburan
    • Ridwan Kamil dan Atalia resmi bercerai

      Ridwan Kamil dan Atalia resmi bercerai

      07 January 2026 17:58 Wib

      Eksplor komedi Ernest Prakasa terhadap Vino G. Bastian

      Eksplor komedi Ernest Prakasa terhadap Vino G. Bastian

      14 December 2025 6:00 Wib

      Yuni Shara berdangdut, Rhoma Irama bawakan lagu Aladdin

      Yuni Shara berdangdut, Rhoma Irama bawakan lagu Aladdin

      14 December 2025 5:58 Wib

      Psikolog: Uang kerap digunakan sebagai alat regulasi emosi

      Psikolog: Uang kerap digunakan sebagai alat regulasi emosi

      02 December 2025 16:14 Wib

      Gary Iskak meninggal, sisakan duka yang mendalam bagi sahabat

      Gary Iskak meninggal, sisakan duka yang mendalam bagi sahabat

      29 November 2025 19:30 Wib

  • Internasional
    • PBB mendesak AS patuhi Piagam PBB di tengah klaim atas Greenland

      PBB mendesak AS patuhi Piagam PBB di tengah klaim atas Greenland

      17 January 2026 18:20 Wib

      Eropa dapat memboikot Piala Dunia 2026 untuk protes klaim AS atas Greenland

      Eropa dapat memboikot Piala Dunia 2026 untuk protes klaim AS atas Greenland

      17 January 2026 10:32 Wib

      Trump ancam tak dukung AS caplok Greenland bisa kena tarif tambahan

      Trump ancam tak dukung AS caplok Greenland bisa kena tarif tambahan

      17 January 2026 10:30 Wib

      Kemlu memfasilitasi pemulangan 96 WNI dari Arab Saudi

      Kemlu memfasilitasi pemulangan 96 WNI dari Arab Saudi

      16 January 2026 19:33 Wib

      Menlu: Lebih dari 27 ribu WNI direpatriasi sepanjang 2025

      Menlu: Lebih dari 27 ribu WNI direpatriasi sepanjang 2025

      15 January 2026 8:08 Wib

  • Artikel
    • Konflik Amerika Serikat-Iran, memori revolusi 47 tahun silam

      Konflik Amerika Serikat-Iran, memori revolusi 47 tahun silam

      18 January 2026 9:26 Wib

      Mencermati masa depan Pilkada di Indonesia

      Mencermati masa depan Pilkada di Indonesia

      14 January 2026 11:36 Wib

      Akhir kisah tiang monorel mangkrak puluhan tahun

      Akhir kisah tiang monorel mangkrak puluhan tahun

      14 January 2026 11:25 Wib

      Agar martabat masyarakat tidak tergerus bansos

      Agar martabat masyarakat tidak tergerus bansos

      14 January 2026 8:17 Wib

      Upaya menjaga muruah dan kredibilitas pajak

      Upaya menjaga muruah dan kredibilitas pajak

      13 January 2026 12:48 Wib

  • Foto
    • Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

      Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

      Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

      Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

      Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

      Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

      Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

      Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

  • Video
    • Jelang mudik Nataru, uji emisi gratis di Kupang sasar angkutan online

      Jelang mudik Nataru, uji emisi gratis di Kupang sasar angkutan online

      Bandara El Tari prediksi lonjakan penumpang Nataru capai 79 ribu orang

      Bandara El Tari prediksi lonjakan penumpang Nataru capai 79 ribu orang

      Sidang kasus Prada Lucky sampaikan penolakan tuntutan oditur militer

      Sidang kasus Prada Lucky sampaikan penolakan tuntutan oditur militer

      Kurangi paparan gawai, Kupang gelar festival permainan tradisional

      Kurangi paparan gawai, Kupang gelar festival permainan tradisional

      Sidang tuntutan 17 terdakwa penganiaya Prada Lucky diundur 10 Desember

      Sidang tuntutan 17 terdakwa penganiaya Prada Lucky diundur 10 Desember

Logo Header Antaranews NTT

Fenomena Matinya Puluhan Paus Biru Oleh Laurensius Molan

id paus biru Rabu, 3 Oktober 2012 16:55 WIB

Image Print

Fenomena terdamparnya 44 ekor ikan paus biru (Balaenoptera musculus) di Pantai Liae, Pulau Sabu, Nusa Tenggara Timur sampai akhirnya mati, Selasa (2/10), masih terus membungkus misteri.

"Ikan paus biasanya terdampar di daerah pantai tersebut, tetapi tidak dalam jumlah banyak seperti yang ditemukan masyarakat, Senin (1/10)," komentar Bupati Sabu Raijua Marthen Dira Tome, setelah melihat fenomena terdamparnya puluhan mamalia laut itu di Pantai Liae.

Menurut pakar Biokimia Gizi dan Psychic dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang Ir Felix Rebhung Ph.D, unsur oksigen yang terdapat dalam tubuh paus biru (Balaenoptera musculus) atau jenis ikan paus lainnya hanya mampu bertahan antara 5-7 jam setelah terdampar.

"Jika tidak upaya penyelamatan yang dilakukan setelah lima jam maka paus-paus tersebut akan mati. Sensor tubuh ikan paus sangat sensitif sehingga mudah mati jika sudah berada di luar habitatnya," katanya dosen Fakultas Pertanian Undana Kupang itu menjelaskan.

Ia menduga kuat matinya puluhan ekor paus biru tersebut akibat jalur migrasi mamalia laut itu tercemar.

"Memang, butuh sebuah penelitian ilmiah untuk mengetahui secara persis penyebab kematian 44 ekor paus biru tersebut. Tetapi, dugaan saya, jalur migrasi mamalia laut itu sudah mengalami perubahan sebagai akibat pencemaran ataupun pemanasan global," katanya.

Laut Sawu yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia sebagai Kawasan Konservasi Perairan Nasional, merupakan jalur migrasi 14 jenis paus, termasuk di antaranya paus jenis langka seperti paus biru dan paus sperma.

Para ilmuwan Amerika Serikat dari US National Marine Fisheries Services (NMFS) mengungkapkan ikan paus mampu berenang sejauh 10 ribu kilometer dari Kutub Selatan ke perairan tropis dengan tujuan bukan untuk makan maupun berkembang biak.

"Ikan-ikan paus ini berenang dari perairan dingin dengan kecepatan tinggi, kemudian melambat begitu sampai di perairan hangat. Mamalia laut tersebut melakukan migrasi dengan dorongan untuk membuat kulit mereka menjadi lebih bersinar dan baru," ungkap NMFS, seperti dikutip AFP.

Dalam penelitian ini, John Durban dan Robert Pitman dari National Marine Fisheries Service melacak pergerakan satu lusin ikan paus di pantai semenanjung Antartika melalui satelit pemancar.

Laut Sawu

Salah satu lintasan migrasi paus biru dari Kutub Selatan ke perairan tropis adalah melalui wilayah perairan Laut Sawu.

Wilayah perairan ini, dikelilingi oleh rangkaian kepulauan dan corak bawah laut yang dramatis, dan terletak di jantung bentang laut Paparan Sunda Kecil di bagian selatan Segitiga Karang Dunia dan menyokong beragam habitat karang dan pelagis paling produktif.

Letak wilayah perairan tersebut di persimpangan Samudera Pasifik dan Hindia, sehingga menjadikannya sebagai koridor migrasi utama 14 janis paus. Wilayah perairan ini juga mengalami fenomena oseanografi yang dinamis termasuk di antaranya arus laut Indonesia yang terkenal kuat.

Paus biru adalah hewan terbesar yang pernah dilihat hidup dan tinggal di bumi. Mamalia laut yang luar biasa besar ini berkeliaran di lautan luas dengan panjang mencapai 30 meter dan berat 200 ton (181 ton metrik).

Menurut para ilmuwan tersebut, lidah paus biru sendiri seberat gajah dan jantungnya seberat mobil. Yang unik dari paus biru bukan hanya besar badannya tapi juga makanannya.

Paus biru biasanya hanya memakan krill (sejenis hewan yang berbentuk seperti udang yang sangat kecil). Dengan hewan-hewan yang sangat kecil seperti itu, paus biru dapat tumbuh menjadi raksasa yang sangat besar. Untuk memenuhi kebutuhan makannya, paus biru dapat memakan sekitar empat ton krill per hari.

Ketika di bawah air, paus biru terlihat benar-benar biru, tapi di permukaan warna mereka terlihat seperti berbintik-bintik biru-abu-abu. Perut bawah mereka mengambil rona kekuningan dari jutaan mikroorganisme yang mengambil tinggal di kulit mereka.

Paus biru memiliki kepala lebar datar dan tubuh panjang meruncing yang berakhir di flukes segitiga yang melebar. Paus biru adalah perenang anggun dari pelayaran laut dengan kecepatan lebih dari lima kilometer per jam, tetapi bisa dipercepat menjadi lebih dari 20 kilometer per jam ketika mereka gelisah.

Paus biru adalah salah satu hewan paling keras di planet ini. Mereka memancarkan serangkaian pulsa, erangan, dan rintihan, dan itu berpikir bahwa, dalam kondisi yang baik, paus biru dapat mendengar satu sama lain sampai 1.000 mil (1.600 kilometer) jauhnya.

Para ilmuwan berpikir bahwa mereka menggunakan vokalisasi tidak hanya untuk berkomunikasi, tetapi, bersama dengan pendengaran baik mereka, untuk sonar-menavigasi kedalaman laut gelap.

Paus biru adalah salah satu hewan dengan masa hidup terpanjang di bumi. Para ilmuwan telah menemukan bahwa dengan menghitung lapisan seperti pada penutup paus yang sudah mati, mereka bisa mendapatkan perkiraan yang mendekati usia paus biru tersebut.

Paus biru tertua ditemukan dengan menggunakan metode ini berumur sekitar 110 tahun. Rata-rata umur diperkirakan sekitar 80 hingga 90 tahun.

Para ilmuwan memperkirakan antara 10.000 sampai 25.000 paus biru diyakini masih berenang lautan di dunia. Perburuan agresif dalam tahun 1900 oleh pemburu paus untuk mencari minyak ikan paus mendorong mereka ke jurang kepunahan.

Antara 1900 dan pertengahan 1960-an, sekitar 360.000 paus biru dibantai. Mereka akhirnya berada di bawah perlindungan dengan Komisi Perburuan Ikan Paus Internasional 1.966, tetapi paus biru hanya mengalami pemulihan kecil sejak saat itu.

Paus biru memiliki sedikit predator tetapi diketahui menjadi korban serangan hiu dan paus pembunuh, dan banyak yang terluka atau mati setiap tahun dari dampak dengan kapal-kapal besar. Paus biru saat ini diklasifikasikan sebagai hewan yang terancam punah di World Conservation Union (IUCN) Red List.

Tempat Perlindungan

Matinya puluhan mamalia laut di lintasan migrasi tersebut, ikut menambah daftar punahnya hewan langka tersebut. Perairan Laut Sawu sejak 2009 ditetapkan sebagai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (KKPN) dengan luas 4,9 juta hektare.

Karena itu, jika dapat secara efektif dilindungi, maka Laut Sawu dapat menjadi tempat perlindungan bagi kehidupan laut dan sumber daya perikanan yang produktif di antara perubahan iklim global.

Namun, sejak meledaknya sumur minyak Montara di Blok Atlas Barat Laut Timor pada 21 Agustus 2009, wilayah perairan Laut Sawu sudah tercemar, seperti halnya dengan Laut Timor sendiri, yang mengakibatkan usaha budidaya rumput laut oleh petani nelayan di Pulau Sabu serta beberapa pulau di sekitarnya, sepeti Timor, Rote, Alor dan Flores bagian timur, gagal total.

"Saya menduga, matinya puluhan ekor paus biru tersebut akibat wilayah perairan Laut Sawu yang menjadi jalur migrasi utama mamalia laut itu dari utara ke selatan mengalami perubahan akibat pencemaran ataupun karena pemanasan global," ujar Felix Rehbung.

Ia menambahkan untuk membuktikan kebenaran kasus tersebut, sebaiknya dilakukan sebuah penelitian ilmiah, karena matinya mamalia laut dalam jumlah besar itu merupakan yang pertama kali terjadi di NTT.

Pemerhati masalah Laut Timor Ferdi Tanoni juga menyatakan sependapat dengan saran yang diusulkan tersebut, karena wilayah perairan Laut Sawu yang menjadi jalur utama migrasi mamalia laut itu sudah tercemar sejak meledaknya sumur minyak Montara di Laut Timor pada 21 Agustus 2009.

"Kami harus belajar dari kasus tumpahan minyak di Teluk Alaska dari kapal tangker Exxon Valdes pada 1989. Setelah tiga sampai lima tahun sejak kasus pencemaran itu terjadi, kondisi lingkungan laut serta alam sekitarnya, justru jauh lebih buruk dari awal kejadian. Ini sama dengan kasus Montara," katanya menambahkan.

Ketua Yayasan Peduli Timor Barat (YPTB) itu menambahkan upaya restorasi terhadap wilayah pencemaran di Alaska terus dilakukan, namun baru sekitar 40-50 persen kondisi lingkungan laut sekitarnya pulih.

"Tragedi Alaska sudah berlangsung hampir 23 tahun, namun kondisi lingkungannya masih tetap saja buruk. Kasus matinya puluhan mamalia laut itu, hendaknya menjadi perhatian pemerintah, karena bukan merupakan sebuah peristiwa biasa," ujar mantan agen Imigrasi Kedutaan Besar Australia itu.

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

Pemerintah meluncurkan Peta Jalan Panduan Aksi Ekosistem Karbon Biru

Pemerintah meluncurkan Peta Jalan Panduan Aksi Ekosistem Karbon Biru

Selasa, 18 November 2025 8:00 Wib

KPK membawa koper biru berisi bukti penetapan tersangka Hasto Kristiyanto

KPK membawa koper biru berisi bukti penetapan tersangka Hasto Kristiyanto

Senin, 10 Februari 2025 11:07 Wib

Artikel - Mendukung swasembada pangan lewat pemanfaatan pangan biru

Artikel - Mendukung swasembada pangan lewat pemanfaatan pangan biru

Jumat, 1 November 2024 12:00 Wib

Wisata melihat dugong di Alor

Wisata melihat dugong di Alor

Senin, 16 September 2024 23:06 Wib

Artikel - Menjaga ekosistem laut dan pesisir Indonesia dengan ekonomi biru

Artikel - Menjaga ekosistem laut dan pesisir Indonesia dengan ekonomi biru

Selasa, 21 Mei 2024 19:00 Wib

Pertamina uji cobakan program Langit Biru di 71 SPBU NTT untuk lingkungan lebih baik

Pertamina uji cobakan program Langit Biru di 71 SPBU NTT untuk lingkungan lebih baik

Sabtu, 4 Mei 2024 10:38 Wib

Artikel - Kali Biru, surga di pedalaman Raja Ampat

Artikel - Kali Biru, surga di pedalaman Raja Ampat

Sabtu, 11 November 2023 13:20 Wib

Artikel - Menjadikan mangrove pilar ketahanan ekonomi biru

Artikel - Menjadikan mangrove pilar ketahanan ekonomi biru

Selasa, 3 Oktober 2023 10:25 Wib

  • Terpopuler
Gubernur NTT: Ada perubahan skema PON XXII NTT-NTB

Gubernur NTT: Ada perubahan skema PON XXII NTT-NTB

15 January 2026 13:43 Wib

PLN mengalirkan tenaga listrik untuk tiga desa di pelosok NTT

PLN mengalirkan tenaga listrik untuk tiga desa di pelosok NTT

13 January 2026 13:00 Wib

Polisi mendalami keterlibatan Piche Kota terkait kekerasan seksual

Polisi mendalami keterlibatan Piche Kota terkait kekerasan seksual

16 jam lalu

BPBD mencatat 31 rumah terdampak cuaca ekstrem di Kota Kupang

BPBD mencatat 31 rumah terdampak cuaca ekstrem di Kota Kupang

22 jam lalu

  • Top News
Polisi mendalami keterlibatan Piche Kota terkait kekerasan seksual

Polisi mendalami keterlibatan Piche Kota terkait kekerasan seksual

KPK menangkap Wali Kota Madiun dalam OTT

KPK menangkap Wali Kota Madiun dalam OTT

Mahkamah Konstitusi: Sanksi pidana maupun perdata tak boleh jadi instrumen utama sengketa pers

Mahkamah Konstitusi: Sanksi pidana maupun perdata tak boleh jadi instrumen utama sengketa pers

Imigrasi: Sindikat penipuan love scam di Tangerang dikendalikan lima warga China

Imigrasi: Sindikat penipuan love scam di Tangerang dikendalikan lima warga China

Mahkamah Konstitusi perjelas makna "perlindungan hukum" terhadap wartawan di UU Pers

Mahkamah Konstitusi perjelas makna "perlindungan hukum" terhadap wartawan di UU Pers

ANTARA News NTT

Foto

Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

Pekerja migran Indonesia dideportasi dari Malaysia

Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

Alwi Farhan raih emas tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025

Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

Syukuran HUT ke-6 Partai Gelora

Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

Pelepasan Tukik di Pantai Kelapa Tinggi

Logo Footer Antaranews ntt
kupang.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Daerah
  • Lintas Daerah
  • Artikel
  • Ekonomi
  • Politik Hukum
  • Kesra
  • Foto
  • Video
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Seputar NTT
  • Ekonomi
  • Politik & Hukum
  • Kesra
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Internasional
  • Foto
  • Video
notification icon
Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com