Wilayah perairan NTT terkena Siklon Veronika

id bmkg

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun El Tari Kupang, Ota Welly Jenni Thalo sedang memantau perkembangan cuaca di NTT. (ANTARA FOTO/Bernadus Tokan)

Gelombang tinggi yang terjadi pada sejumlah titik perairan laut di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini, karena terkena dampak dari Siklon Tropis Veronika (Tropical Syclon Veronika).
Kupang (ANTARA) - Gelombang tinggi yang terjadi pada sejumlah titik perairan laut di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini, karena terkena dampak dari Siklon Tropis Veronika (Tropical Syclon Veronika).

"Ada tekanan rendah yang terbentuk di Laut Sawu beberapa hari lalu, bergerak ke wilayah selatan dan sekarang menjadi Siklon Tropis Veronika," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun El Tari Kupang, Ota Welly Jenni Thalo kepada Antara di Kupang, Kamis (21/3).

Menurut dia,  gelombang tinggi di wilayah Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur, Selatan Sumba, Laut Sawu pada 24 Maret bisa mencapai 3,5 meter, sedang tinggi gelombang di .perairan laut Samudra Hindia selatan NTT bisa mencapai 5.0 meter.

Selain itu, potensi gelombang setinggi 1,5-2,5 meter juga terjadi di wilayah perairan Laut Timor Selatan NTT, Selat Sape, perairan laut Selatan Kupang, Pulau Rote dan Selat Sumba.

Dengan kondisi gelombang laut yang cukup tinggi di beberapa wilayah perairan laut di NTT, maka BMKG mengimbau masyarakat, untuk memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayanan pada moda transportasi. 

General Manager ASDP Indonesia Fery Cabang Kupang, Burhan Zahim secara terpisah mengatakan, pihaknya telah menghentikan sementara pelayaran, terutama yang melintasi wilayah perairan laut Sawu, guna menghindari dampak negatif dari Siklon Veronika.

Baca juga: Siklon tropis Veronika melanda wilayah NTT
Baca juga: Bibit Siklon Tropis di Laut Timor melemah
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar