Rp1,5 miliar untuk kembangkan wisata Mulut Seribu

id wisata NTT

Rp1,5 miliar untuk kembangkan wisata Mulut Seribu

Objek wisata Perairan Mulut Seribu, di Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (ANTARA FOTO/istimewa)

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur menyiapkan anggaran sekitar Rp1,5 miliar untuk memulai pengembangan objek wisata di wilayah perairan Mulut Seribu, Kabupaten Rote Ndao.
Kupang (ANTARA) - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur menyiapkan anggaran sekitar Rp1,5 miliar untuk memulai pengembangan objek wisata di wilayah perairan Mulut Seribu, Kabupaten Rote Ndao.

"Anggaran ini kita gunakan untuk membangun home stay, paling lambat mungkin Juli mendatang sudah mulai dibangun," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT Wayan Darmawa kepada Antara di Kupang, Kamis (2/5).

Ia mengatakan, pengembangan objek wisata perairan Mulut Seribu diintegrasikan dengan budidaya perikanan dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) NTT yang sudah dimulai.

Selain pembangunan fasilitas pendukung, lanjutnya, pemerintah akan memperkuat peran badan usaha milik desa (BUMDes) di sekitar kawasan tersebut. "Jadi kami bangun secara bertahap, tapi yang jelas mulai dibangun dalam tahun 2019 ini," katanya.

Menurut dia, wisata Mulut Seribu yang akan memperkuat pariwisata di Kabupaten Rote Ndao yang selama ini dikenal memiliki destinasi unggulan berupa lokasi berselancar di Pantai Nemberala.

"Sehingga wisatawan yang datang ke Rote nantinya bisa menikmati surfing di Nemberala tapi juga bisa menikmati ketenangan, keindahan alam berupa gugusan pulau-pulau kecil dan wisata bahari di Mulut Seribu," katanya.

Wayan menambahkan, pemerintah provinsi secara serius membangun wisata Mulut Seribu menjadi bagian dari pariwisata unggulan NTT. "Di kawasan wisata tersebuti akan dibangun pendidikan vokasi kepariwisataan dan pendidikan tinggi," demikian Wayan Darmawa.

Baca juga: Akan dibangun SMK Pariwisata di Mulut Seribu
Baca juga: Gubernur NTT larang penggunaan bom rakitan di Mulut Seribu
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar