Progres Bendungan Napun Gete sudah mencapai 65 persen

id bendungan napun gete

Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, NTT. (ANTARA FOTO/HO-BWS NTT)

Pembangunan fisik Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini sudah mencapai 65 persen dan ditargetkan selesai pada 2020.
Kupang (ANTARA) - Pembangunan fisik Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), saat ini sudah mencapai 65 persen dan ditargetkan selesai pada 2020.

"Pengerjaan fisik dimulai tahun 2017, dan sampai saat ini progres fisik sudah berada pada kisaran 65 persen," kata Kepala Balai Wilayah Sungai NTT, Agus Sosiawan di Kupang, Selasa (10/9).

Bendungan Napun Gete memiliki kapasitas tampung air 14,34 juta meter kubik dengan luas genangan 99,78 hektare (ha) itu dibangun dengan dana APBN sebesar Rp884 miliar.

Baca juga: Debit air Bendungan Tilong menyusut, 200 embung kering

Bendungan ini akan bermanfaat untuk irigasi teknis seluas 300 ha, menyediakan air baku sebanyak 214 liter per detik, pengendali banjir sebanyak 219 m3 per detik.

Selain itu memiliki potensi pembangkit tenaga listrik tenaga air sebesar 0,71 Mega Watt, yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat daerah itu.

Proyek Bendungan Napun Gete merupakan salah satu dari tujuh bendungan besar yang dibangun Presiden Joko Widodo di NTT. Proyek yang dikerjakan PT Nindya Karya dilaksanakan sejak tahun anggaran 2017, dan akan berakhir pada 2020.

Baca juga: Pembangunan Bendungan Temef dipercepat
Baca juga: Progres pembangunan Bendungan Temef baru mencapai 19,5 persen
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar