Polres Kupang amankan sembilan orang preman di Kabupaten Kupang

id Polisi, Kabupaten Kupang, NTT, berantas premanisme

Polres Kupang amankan sembilan orang preman di Kabupaten Kupang

Ilustrasi - Preman di Medan saat diamankan oleh aparat kepolisian setempat (ANTARA)

Orang-orang itu disinyalir melakukan aksi premanisme sehingga wargapun resah dengan tindakan mereka itu,
Kupang (ANTARA) - Sebanyak sembilan orang diduga preman diamankan oleh Polres Kupang akibat melakukan tindakan pemalakan terhadap pengendara bermotor yang melintas di wilayah hukum Polres Kupang.

"Jadi semenjak ada instruksi Kapolri dan dilanjutkan dengan perintah dari Kapolda sampai sejauh ini sudah ada sembilan orang yang diduga preman yang sudah kita amankan," kata Kapolres Kupang AKBP Aldinan Manurung kepada ANTARA di Kupang, Rabu (16/6).

Hal ini disampaikan berkaitan dengan operasi penindakan aksi premanisme dan juga pungutan liar khususnya yang terjadi di wilayah kabupaten Kupang yang memang dikenal rawan akan aksi pemalakan atau begal.

Ia menyebutkan sembilan orang preman itu diamankan di tiga lokasi yakni di Naibonat, Bolok, dan Juga Oesao yang memang sering dikeluhkan oleh pengendara jika berkendara di malam hari.

"Orang-orang itu disinyalir melakukan aksi premanisme sehingga wargapun resah dengan tindakan mereka itu," tambah dia.

Baca juga: Polda NTT tangkap preman yang melawan saat ditegur

Baca juga: PGI kecam oknum aparat yang backup preman dalam tindak kekerasan di Besipae


Sejumlah orang yang diduga preman itu kemudian ditahan di Mapolres untuk diberikan pembinaan agar tidak lagi melakukan hal yang sama, karena jika kembali mengulangnya maka akan langsung ditindak tegas.

Lebih lanjut kata dia, tiga daerah tersebut bisa dikatakan sebagai daerah rawan, namun saat ini sudah mulai reda akan aksi-aksi pemalakan tersebut.

Masyarakat juga diharapkan selalu berhati-hati dalam berkendaraan, jika mencurigai orang maka harus langsung dilaporkan ke pihak kepolisian sehingga bisa langsung ditindak.

"Mari kita jaga bersama kamtibmas di Kupang ini sehingga menjadi daerah yang ramah terhadap masyarakatnya dan orang luar yang datang berkunjung," kata dia.
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar