Pemprov NTT fokus atasi kemiskinan hingga 2024

id NTT,Kemiskinan,Stunting

Pemprov NTT fokus atasi kemiskinan hingga 2024

Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur Josef A Nae Soi (ANTARA/Benny Jahang)

Waktu sudah berubah, kita harus berubah di dalamnya. Dalam perencanaan harus ada perubahan dengan memperhatikan dimensi ideal, dimensi realistis dan dimensi fleksibilitas...
Kupang (ANTARA) - Wakil Gubernur  Nusa Tenggara Timur Josef A Nae Soi mengingatkan para bupati dan wali kota di daerah itu agar pada tahun anggaran 2024 kegiatan pembangunan lebih difokuskan pada penanganan kemiskinan dan pembangunan infrastruktur.

"Banyak hal penting yang perlu diperhatikan Pemerintah kabupaten/kota yang perlu ditangani secara serius pada 2024 antara lain masalah kemiskinan, stunting, inflasi daerah, Infrastruktur, akses pada bidang teknologi, pendidikan, masalah kekerasan terhadap anak," kata Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Josef A Nae Soi dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi NTT Tahun 2024 di Kupang, Jumat, (5/5/2023).

Ia mengatakan selain kemiskinan juga perlu melakukan penanganan terhadap masalah kekerasan terhadap anak, suara perempuan, masalah perdagangan manusia yang masih saja ditemukan di provinsi berbasis kepulauan ini.

Josef Nae Soi juga menyebutkan cara berwirausaha kaum milenial dan berbagai sektor penting lainnya yang merujuk pada satu tujuan yaitu kesejahteraan masyarakat adalah yang tertinggi sehingga perlu menjadi perhatian pemerintah kabupaten/kota dalam pembangunan yang dilakukan pada TA 2024.

"Waktu sudah berubah, kita harus berubah di dalamnya. Dalam perencanaan harus ada perubahan dengan memperhatikan dimensi ideal, dimensi realistis dan dimensi fleksibilitas," kata Wagub Josef A Nae Soi dalam kegiatan yang dihadiri para bupati dari seluruh NTT.

Musrenbang tahun 2023 dengan mengusung tema "Mempercepat Transformasi Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan" menurut Wagub Josef A Nae Soi para kepala daerah agar dalam pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat terus mengalami peningkatan ke arah yang lebih baik untuk daerah dan masyarakat.

"Ada istilah yang mengatakan bahwa barangsiapa yang berjuang secara sah dengan beri kenikmatan bagi masyarakat, maka kelak dia akan mendapat mahkota baik di dunia maupun di akhirat," kata Josef A Nae Soi.

Dalam kegiatan itu para kepala daerah melakukan penandatanganan berita acara Musrenbang terkait kesepakatan dan rekomendasi antara Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten/Kota tentang program dan kegiatan prioritas pembangunan daerah dalam pencapaian agenda pembangunan pemerintah daerah di Tahun 2024.

Baca juga: Artikel - Belajar menurunkan stunting dari Cilincing

Baca juga: Pengamat: Alokasi APBN Rp34 triliun diharapkan mampu entaskan kemiskinan NTT