Ketua KPU NTT tekankan pentingnya transparansi

id KPU NTT

Ketua KPU NTT periode 2019-2024 Thomas Dohu (tengah) foto bersama para komisoner KPU NTT yang dilantik 8 Maret 2019 di Jakarta. ((ANTARA Foto/Bernadus Tokan))

Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Thomas Dohu menekankan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara Pemilu.
Kupang (ANTARA News NTT) - Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Thomas Dohu menekankan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara Pemilu.

"Ada dua pola yang akan kita bangun dalam melaksanakan tugas selama lima tahun ke depan yakni kolektif kolegial dan transparansi proses," kata Thomas Dohu pada rapat perdana dengan agenda perkenalan komisioner KPU NTT di Kupang, Senin (11/2).

Thomas Dohu bersama empat komisioner KPU NTT lainnya baru dilantik oleh KPU RI di Jakarta pada 8 Februari 2019.

Di samping dua pola utama tersebut, aspek lain yang tidak kalah penting adalah soliditas dan koordinasi yang baik dengan mitra terdekat yakni sekretariat dan jajarannya, dengan hirarki di bawah yakni KPU kabupaten/kota, serta pihak eksternal seperti pemerintah dan media massa.?

Ke depan, diharapkan semua tugas kelembagaan diharapkan dapat berjalan secara terstandar dan terukur sehingga menghasilkan output atau hasil yang maksimal, katanya.

Anggota KPU NTT, Yosafat Koli mengatakan, merasa termotivasi membangun kerja sama, komunikasi, persaudaraan serta menerima masukan dan kritik, dari sekretariat dalam rangka kemajuan organisasi.

? Sekretaris KPU NTT, Ubaldus Gogi pada rapat perdana itu mengharapkan tidak ada friksi antara komisioner dan sekretariat.

Para komisioner diminta memberi penghargaan yang layak bagi semua staf dan menjaga keharmonisan kerja, katanya menambahkan.

Baca juga: KPU RI akhirnya tetapkan komisioner KPU NTT
Baca juga: Generasi milenial NTT diharapkan berpartisipasi dalam Pemilu 2019
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar