Pokmaswas Flores Timur dapat bantuan gawai dan jaket pelampung

id NTT,Gubernur NTT,Flores Timur,Pokmaswas,Pulau Solor,Kecamatan Solor Barat,bantuan gawai,jaket pelampung

Pokmaswas  Flores Timur dapat bantuan gawai dan jaket pelampung

Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat, (kedua kanan) saat berdiskusi dengan Kepala Cabang DKP NTT Wilayah Kabupaten Lembata, Flores Timur, dan Sikka, ketika berkunjung ke tempat penangkaran tukik yang dikelola Pokmaswas Pedan Wutun di Kecamatan Solor Barat, Pulau Solor, Kabupaten Flores Timur pada Selasa (28/7/2020) (ANTARA/HO-Cabang DKP NTT Wilayah Kabupaten Lembata, Flores Timur, dan Sikka)

​​​​​​​ Pak Gubernur juga memberikan uang pembinaan untuk Pokmaswas Pedan Wutun
Kupang (ANTARA) - Kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) perairan laut Pedan Wutun, Kelurahan Rita Ebang, Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur, mendapat bantuan berupa gawai dan jaket pelampung dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan NTT Wilayah Kabupaten Lembata, Flores Timur, dan Sikka, Andi Amuntoda, ketika menghubungi di Kupang, Selasa, mengatakan bantuan berupa satu unit gawai dan 10 unit jaket pelampung diserahkan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, dalam kunjungannya ke daerah setempat pada Selasa (28/7).

Baca juga: DKP identifikasi ratusan pembudidaya rumput laut di Flores Timur

"Selain itu Pak Gubernur juga memberikan uang pembinaan untuk Pokmaswas Pedan Wutun senilai Rp5 juta," katanya.

Andi Amuntoda menjelaskan bantuan tersebut diserahkan Gubernur NTT saat berkunjung dan meninjau langsung lokasi penangkaran tukik yang dikelola Pokmaswas Pedan Wutun.

Ia mengatakan bantuan gawai dan jaket pelampung sebagai dukungan terhadap peran pokmaswas untuk ikut menjaga ekosistem kelautan dan perikanan di daerah setempat.

Gubernur NTT menbgapresiasi kegiatan Pokmaswas Pedan Wutun dan mengharapkan lokasi penangkaran tukik ditata secara baik oleh sehingga ke depan menjadi objek wisata edukasi.

Wisata edukasi yang dimaksud dengan cara melepaskan tukik ke laut oleh masyarakat atau pengunjung setiap berkunjung ke lokasi tersebut.

Baca juga: DKP salurkan bantuan perkuat dua Pokwasmas di Flores Timur

Baca juga: DKP sesalkan praktik bom ikan masih marak di Flores Timur


"Jadi selain menjaga laut, pokmaswas ini juga bisa melakukan edukasi kepada masyarakat bagaimana menjaga kekayaan laut kita agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan," ujarnya.

Pengembangan objek wisata edukasi ini juga tidak perlu biaya mahal namun ketika dikelola secara berkelanutan tentu dapat memberikan nilai ekonomi bagi pokmaswas ini.
 
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar