IHSG melemah di tengah kenaikan bursa regional

id IHSG,Bursa,Saham

IHSG  melemah di tengah kenaikan bursa regional

Ilustrasi - Pekerja melihat telepon pintarnya dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa.

Untuk IHSG pada hari ini kami perkirakan masih akan cenderung berkonsolidasi dan bergerak flat, namun terdapat potensi penguatan
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan, melemah di tengah kenaikan bursa saham regional.

IHSG dibuka melemah 1,47 poin atau 0,02 persen ke posisi 6.084,79. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 0,59 poin atau 0,06 persen ke posisi 907,08..

"Untuk IHSG pada hari ini kami perkirakan masih akan cenderung berkonsolidasi dan bergerak flat, namun terdapat potensi penguatan, melihat yield US treasury 10 year yang menurun, dan menguatnya harga komoditas," tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Senin, (19/4).

Pada penutupan pekan lalu (16/4) pasar AS bergerak menguat dan masih diperdagangkan pada zona tertinggi sepanjang masa.

Terjadi koreksi pada imbal hasil (yield) obligasi AS tenor 10 tahun yang pekan lalu ditutup turun menuju level 1,57 persen, terendah dalam satu bulan terakhir.

Di sisi lain, indeks dolar pun turun 0,66 persen dan berada di level 91,56, juga merupakan terendah dalam satu bulan terakhir.

Kedua indikator tersebut menurun setelah Gubernur bank sentral AS The Fed Jerome Powell, menyebutkan perekonomian AS memang sudah membaik dan inflasi juga akan terus naik.

Pada Jumat (16/4) lalu, harga minyak WTI naik ke level 63,2 dolar AS per barel, diikuti Brent yang menguat ke level 66,7 dolar AS per barel. Nikel naik ke level 16.334 dolar AS per ton, batubara menguat ke level 92,3 dolar per ton, dan CPO naik ke level 3.811 ringgit per ton.

Dari dalam negeri, terjadi penambahan 4.585 kasus baru COVID-19 pada Minggu (18/4), turun dibandingkan Sabtu (17/4)  5.041 kasus, dengan positivity rate sebesar 14,7 persen.

Sejauh ini, telah ditemukan sebanyak 1,6 juta kasus COVID-19 di Indonesia, dengan 1,45 juta di antaranya sembuh (recovery rate 90,7 persen).

Terkait vaksinasi, sejauh ini 10,8 juta orang di Indonesia telah menerima dosis pertama vaksin COVID-19 dan 5,9 juta telah menerima dosis kedua, merefleksikan 6 persen dari total target vaksinasi.

Sentimen yang dapat diperhatikan dari dalam negeri ialah pergerakan rupiah, yang tercatat melemah selama sembilan pekan beruntun dan saat ini berada di level Rp14.560 per dolar AS. Pada pekan ini terdapat Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia terkait kebijakan suku bunga acuan yang saat ini berada di level 3,5 persen.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 12,65 poin atau 0,04 persen ke 29.696,02, indeks Hang Seng naik 131,27 poin atau 0,45 persen ke 29.100,98, dan indeks Straits Times meningkat 3,84 poin atau 0,12 persen ke 3.205,6.

Baca juga: IHSG akhir 2021 diproyeksikan mencapai 6.900
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar