Pendapatan dari wisata Kelimutu turun drastis

id NTT,danau kelimutu

Pendapatan dari wisata Kelimutu turun drastis

Kepala Biro Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu. ANTARA/Benny Jahang

Pendapatan negara bukan pajak dari pengelolaan kawasan wisata Kelimutu mengalami penurunan drastis karena jumlah wisatawan yang datang berkunjung juga terbatas
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mengatakan pendapatan negara bukan pajak dari kawasan wisata Kelimutu, Kabupaten Ende, Pulau Flores mengalami penurunan drastis dari Rp3 miliar pada 2019 menjadi Rp500 juta pada 2020.

"Pendapatan negara bukan pajak dari pengelolaan kawasan wisata Kelimutu mengalami penurunan drastis karena jumlah wisatawan yang datang berkunjung juga terbatas," kata Kepala Biro Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu di Kupang, Rabu, (9/6).

Sementara pendapatan yang diperoleh pemerintah dari kawasan wisata Kelimutu pada priode Januari-Juni 2021 baru mencapai Rp100 juta lebih.

Dia mengatakan, penurunan pendapatan negara sebagai dampak dari adanya kebijakan pemerintah pusat untuk melakukan pembatasan bagi wisatawan yang berkunjung Ke Kelimutu guna mencegah penyebaran COVID-19.

Pemerintah pusat, kata dia, hanya mengizinkan jumlah wisatawan yang masuk ke kawasan Kelimutu sebanyak 400 orang/hari.

Ia mengatakan kehadiran wisatawan ke danau tiga warna Kelimutu mampu mengerakan roda ekonomi masyarakat di sekitar kawasan danau tersebut.

Baca juga: Permukaan air Danau Kelimutu turun hingga lima meter

"Geliat ekonomi masyarakat Desa Moni di bawah kaki gunung Kelimutu sangat pesat dan tergantung dari kunjungan wisatawan baik domestik maupun wisatawan internasional sehingga pendapatan masyarakat meningkat," katanya.

Pemerintah NTT berharap adanya intervensi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk melakukan riset di kawasan Kelimutu terkait terjadinya penurunan permukaan air pada salah satu dari tiga danau Kelimutu sehingga kunjungan wisatawan kembali meningkat.

Baca juga: Wisatawan Jerman Berwisata ke Danau Kelimutu

"Apabila hasil riset itu sudah ada maka pelaku usaha di Moni bisa lebih nyaman untuk menjalankan usahanya dan wisatan bisa kembalin meningkat berkunjung ke daerah ini," katanya.
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar