Pasien COVID-19 masih perawatan di Kota Kupang sisa 27 orang

id NTT,COVID-19 kota kupang

Pasien COVID-19 masih perawatan di Kota Kupang sisa 27 orang

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Ernest Ludji (ANTARA FOTO/ Benny Jahang)

...Pasien COVID-19 yang dalam perawatan baik isolasi mandiri dan perawatan di rumah sakit tersisa 27
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur menyebutkan pasien yang masih dalam perawatan karena terpapar virus COVID-19 masih tersisa 27 orang dari sebelumnya 31 orang.

"Pasien COVID-19 yang dalam perawatan baik isolasi mandiri dan perawatan di rumah sakit tersisa 27 orang dari 31 orang yang menjalani perawatan karena terpapar Corona di Kota Kupang," kata Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Ernest Ludji di Kupang, Selasa.

Ia mengatakan sebanyak 27 pasien terkonfirmasi COVID-19 yang masih dalam perawatan itu terdiri dari laki-laki 14 orang dan perempuan 13 orang.

Para pasien itu kata dia yang melakukan isolasi mandiri 16 orang dan 11 orang menjalani perawatan di rumah sakit.

Dia menambahkan 27 pasien COVID-19 yang dalam perawatan itu merupakan warga Kecamatan Alak, Kecamatan Kota Raja dan Kecamatan Maulafa masing-masing tiga orang.

Selain itu di Kecamatan Kelapa Lima enam orang dan Kecamatan Kota Lama lima orang sedangkan warga Kecamatan Oebobo yang masih terpapar COVID-19 terdapat tujuh orang.

Ia menjelaskan saat ini jumlah kasus positif COVID-19 di Kota Kupang mencapai 15.461 orang dan 15.101 orang telah dinyatakan sembuh.

Sementara 333 orang dinyatakan meninggal dunia karena terinfeksi virus Corona.

"Pemerintah Kota Kupang berharap warga selalu taat protokol kesehatan karena kasus aktif COVID-19 masih ditemukan di daerah ini, sehingga potensi penularan kasus Corona masih ada," kata Ernest Ludji yang juga merupakan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Kupang.

Baca juga: Cakupan vaksinasi COVID-19 di Kota Kupang mendekati 85 persen

Baca juga: Status PPKM Kota Kupang turun jadi level 1

 
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2022