Pemkab Kupang jaring vaksinasi secara "door to door" kejar target 70 persen

id vaksinasi, NTTm Kota kupang,NTT

Pemkab Kupang jaring vaksinasi  secara "door to door" kejar target 70 persen

Petugas menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada seorang siswa di Kota Kupang, NTT, Selasa (26/10/2021). ANTARA/Kornelis Kaha

...Dengan kunjungan ini, kita harapkan dalam beberapa hari terakhir ini capaian vaksinasi bisa mencapai 70 persen sesuai target
Kupang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur  menjaring vaksinasi  COVID-19 warganya dengan berkunjung dari rumah ke rumah (door to door) untuk mengejar target 70 persen pada akhir tahun 2021.

"Mengingat saat ini capaian vaksinasi COVID-19 kita masih sangat rendah, kini setiap puskesmas melakukan vaksinasi COVID-19 dengan cara 'door to door'," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, dr Cokorda Swastika di Kupang, Senin, (6/12).

Sampai saat ini capaian vaksinasi COVID-19 di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Timor Leste tersebut baru mencapai 52,64 persen dari total  sasaran vaksin COVID-19 sebanyak 281.419 orang.

"Kami akui capaian itu  masih sangat rendah," tambah dia.

Ia mengatakan  upaya yang dilakukan  petugas kesehatan dari puskesmas dengan berkunjung langsung ke rumah warga karena memang banyak warga yang tidak mempunyai kesempatan untuk mengikuti vaksin.

Pekerjaan sebagai petani ujar Cokorda menyulitkan mereka untuk mendapatkan vaksinasi di  puskesmas sehingga dengan langsung mengunjungi kediaman mereka sudah cukup membantu.

"Dengan kunjungan ini, kita harapkan dalam beberapa hari terakhir ini capaian vaksinasi bisa mencapai 70 persen sesuai target," tambah dia.

Walaupun begitu, ujar Cokorda, capaian vaksin harian di Kupang masih sangat minim yakni hanya mampu menjangkau 500 orang saja.

Cokorda berharap apabila vaksinasi bisa digenjot hingga 1.000 orang per hari maka target itu bisa terpenuhi.

Baca juga: Bulog sebut distribusi beras fortivit dilakukan bertahap

Baca juga: Tiga kecamatan di Kabupaten Kupang masih terpapar COVID