Gelombang setinggi 2-3 meter berpotensi terjadi di NTT

id Gelombang

Gelombang setinggi 2-3 meter berpotensi terjadi di wilayah perairan NTT dalam beberapa hari ke depan.

BMKG memprediksi gelombang setinggi 2-3 meter berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari ke depan.
Kupang (AntaraNews NTT) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi gelombang setinggi 2-3 meter berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari ke depan.

"Gelombang setinggi 3 meter berpotensi terjadi di tiga wilayah perairan yang ada di NTT yakni di Samudera Hindia Selatan NTT, Perairan Selatan Kuoang sampai Pulau Rote, dan Laut Timor Selatan NTT," demikian laporan BMKG Kupang yang diterima Antara, Selasa (10/7).

BMKG juga memberikan peringatan agar masyarakat mewaspadai adanya potensi gelombang setinggi 2,5 meter di Selat Sumba dan Laut Sawu dan Perairan Selatan Pulau Sumba.

Sementara potensi gelombang setinggi 2,0 meter terjadi di Selat Sape dan Selat Wetar.

Baca juga: Gelombang setinggi 3,5 meter terjadi di perairan NTT

Potensi gelombang setinggi 2,5 meter di Selat Sumba, Laut Sawu dan Perairan selatan Pulau Sumba dan gelombang setinggi 3,0 meter di Samudera Hindia Selatan NTT, Perairan Selatan Kupang-Pulau Rote dan Laut Timor Selatan NTT.

Menurut prediksi yang dilakukan BMKG, di wilayah stasiun maritim Kupang, umumnya angin bertiup dari arah Timur sampai Tenggara dengan kecepatan 2-6 skala Beaufort.

Karena itu, masyarakat terutama nelayan dan kapal-kapal kecil harus waspada. Potensi gelombang ini bisa mencapai dua kali lipat dari prakiraan BMKG.

Perkiraan adanya potensi gelombang ini berlaku mulai Minggu (8/7) pada pukul 20:00 Wita sampai dengan Senin (9/7/) pukul 08:000 Wita.

Baca juga: BMKG : Kapal kecil diminta waspadai gelombang
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar