Kerugian akibat kapal terbakar Rp2 miliar

id Kapal terbakar

Bangkai kapal Wisata jenis Speed boat Molise milik jasa angkutan wisata Alba cruise yang terbakar saat mengantar wisatawan ke pulau Padar. (Foto Alba Cruise)

Kerugian yang diakibatkan terbakarnya kapal wisata di Pulau Padar, Labuan Bajo mencapai sekitar Rp2 miliar..

Kupang (AntaraNews NTT) - Manajemen jasa angkutan wisata Alba Cruise di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) memperkirakan kerugian akibat terbakarnya kapal wisata Molise pada Selasa (7/8) mencapai Rp1,5-Rp2 Miliar.

Manager Alba Cruise Robert Waka saat dihubungi Antara dari Kupang, Rabu (8/8) mengatakan bahwa kerugian tersebut dihitung selain karena kapal wisata yang terbakar tetapi juga akibat kerugian lainnya.

“Kerugian yang pertama karena memang kapal wisata Molise terbakar saat mengantar wisatawan ke pulau Padar tetapi ada kerugian lain juga. Kalau ditotalkan menjadi Rp1,5-Rp2 miliar,” katanya.

“Sebelumnya diberitakan pada Selasa (7/8) kemarin sebuah kapal wisata jenis Speed Boat bernama Molise terbakar di kawasan wisata pulau Padar yang masuk dalam Kawasan Taman Nasional Komodo.

Menurut pengakuan Robert, kebakaran kapal tersebut terjadi saat kapal wisata itu sudah mau mendekati dermaga pulau Padar yang jaraknya kurang lebih 400 meter dari daratan.

Sebanyak 15 wisatawan yang menjadi penumpang di kapal itu selamat semuanya termasuk juga sejumlah anak buah kapal (ABK).

Kebakaran kapal tersebut dari hasil pemeriksaan sementara berasal dari mesin kapal yang kemudian merambat ke seluruh badan kapal, sehingga sampai saat ini hanya meninggalkan kerangka kapal.

Sementara itu untuk kerugian kebakaran kapal wisata milik Alba Cruise pada Juni lalu setelah dihitung-hitung jumlahnya mencapai kurang lebih Rp6 miliar.

"Jadi kalau ditotalkan dari dua kapal itu, Alba Cruise mengalami kerugian sebesar Rp7-Rp8 miliar,” tambahnya.

Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar