PLN terangi 5.600 rumah hasil REI NTT

id REI NTT

Ketua DPD REI NTT Bobby Pitoby pada pembukaan Bank NTT REI Expo di Lippo Plaza Kupang. (ANTARA Foto/Kornelis Kaha).

PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur telah menerangi 5.600 rumah hasil pembangunan para pengembang yang tergabung dalam organisasi Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Kupang (ANTARA News NTT) - PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur telah menerangi 5.600 rumah hasil pembangunan para pengembang yang tergabung dalam organisasi Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"Dari tahun 2017 ada 2.600 rumah yang kami bangun kemudian di tahun 2018 sekitar 3.000 rumah, semuanya sudah dilistriki," kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) REI NTT Bobby Pitoby dalam pertemuan dengan PLN Wilayah NTT di Kupang, Rabu (9/1).

Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan PLN yang bersinergi dalam menghadirkan rumah layak bagi masyarakat di provinsi berbasis kepulauan ini.

Bobby mengatakan, untuk tahun 2019, pihaknya menargetkan akan kembali membangun sebanyak 3.500 unit rumah.

"Kami akan memetakan kembali lokasi pembangunan rumah sesuai dengan area kerja PLN dan terkait dengan kebutuhan listrik setiap bulan," katanya.

Bobby menjelaskan, hingga sekarang sudah sebanyak 74 perusahaan yang tergabung dalam REI NTT yang mengerjakan pembangunan rumah di provinsi selaksa nusa ini.

Baca juga: REI NTT: BPHTB penyebab minimnya penyerapan rumah

"Kami berharap sinergi ini tetap kuat sehingga target pembangunan rumah dalam tahun ini bisa berjalan lancar dengan dukungan pasokan listrik yang dibutuhkan," katanya.

Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PT PLN Wilayah NTT Andhoko Soeyono mengapresiasi sinergi yang dibangun bersama tersebut dalam semangat bersama untuk menumbuhkan perekonomian di daerah setempat.

Ia menjelaskan pertumbuhan pemakaian energi listrik di NTT hingga 2018 telah mencapai 8,44 persen atau melebihi target nasional sebesar 5 persen. "Kondisi Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi semakin menggeliat di NTT," katanya.

Ia menambahkan dalam mewujudkan layanan listrik bagi rumah-rumah penduduk, dibutuhkan peran tiga pihak di antaranya PLN, lembaga untuk SLO (Sertifikat Laik Operasi) dan instalator.

"Setiap bulan juga PLN NTT selalu menyambung 4.200 unit rumah dan kami berharap ke depan penyambungan listrik, baik untuk kawasan perumahan maupun rumah warga tetap terlayani dengan baik," katanya.

Baca juga: Penjualan rumah dalam REI-Expo tak capai target
Penjualan rumah dalam Expo REI NTT tidak mencapai target
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar