Kapal tangker Ocean Princess sudah ditarik

id Kapal karam

Kapal tanker Ocean Princes berbendera kepulauan cook (Cook Island) karam di pesisir kepulauan Alor, Nusa Tenggara Timur, Jumat (28/12/2018), dalam pelayaran dari Dili, Timor Leste menuju Singapura. (ANTARA Foto/dok)

Kapal tanker Ocean Princess yang karam di wilayah perairan dekat Desa Aemoli, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur sudah berhasil ditarik dengan menggunakan tugboad yang dikirim dari Singapura. 
Kupang (ANTARA News NTT) - Kapal tanker Ocean Princess yang karam di wilayah perairan dekat Desa Aemoli, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur sudah berhasil ditarik dengan menggunakan tugboad yang dikirim dari Singapura. 

Kepala Seksi Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Dinas Perikanan dan Kelautan(DKP) Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT), Muhammad Saleh Goro kepada Antara di Kupang, Sabtu (12/1) mengatakan, kapal tanker Ocean Princess telah berhasil ditarik keluar dari lokasi kandas dengan menggunakan tugboad dari Singapura pada Jumat (10/1) petang..

Kapal tangker Ocean Princess saat ini sedang melego jangkar di perairan Aemoli, Pulau Alor sambil menunggu keputusan Syahbandar terkait kasus yang menimpa kapal berbendera Kepulauan Cook (Cook Island) tersebut.

Dia mengatakan, tim dari DKP NTT dan Stasiun PSDKP sudah berangkat ke Alor, dan direncanakan pada Minggu, (13/1), tim mulai melakukan pengukuran fisik luasan kerusakan karang di lokasi kapal kandas.

Kapal tanker Ocean Princess dilaporkan karam di pesisir kepulauan Alor, Kabupaten Alor, NTT, saat dalam pelayaran dari Dili, Timor Leste, menuju Singapura pada Jumat (28/12/2018) pada titik koordinat 0810`944" Lintang Selatan (LS), dan 12425`53T" Bujur Timur (BT) di wilayah perairan laut sekitar Desa Aemoli.

Baca juga: KPP Maumere siap evakuasi ABK Ocean Princess
Baca juga: DKP NTT investigasi kerusakan terumbu karang akibat kapal karam
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar