Artikel - Pencalonan Joe Biden dan kinerja para pemimpin lansia

id biden,joe biden,pilpres as,pilpres as 2024,presiden amerika serikat,pemimpin lansia,lansia,artikel politik Oleh M Razi Rahman

Artikel - Pencalonan Joe Biden dan kinerja para pemimpin lansia

Arsip foto - Presiden Amerika Serikat Joe Biden tiba di lokasi KTT G20 di Nusa Dua, Bali, Selasa (15/11/2022). (ANTARA FOTO/Media Center G20 Indonesia/Akbar Nugroho Gumay/nym.)

...Ketika saya mencalonkan diri sebagai presiden empat tahun lalu, saya menyatakan bahwa kita sedang bertarung untuk jiwa Amerika, dan kita masih sedang melakukannya, kata Biden
Dalam sejarah pencalonan kandidat capres di AS, hanya ada enam orang yang berani mencalonkan diri sebagai kandidat capres ketika mereka berusia di atas 75 tahun.

Selain Biden dan Trump, beberapa lansia lainnya yang juga pernah mencalonkan diri setelah melampaui usia 75 tahun antara lain Mike Bloomberg dan Bernie Sanders, keduanya adalah kandidat calon presiden dari Partai Demokrat pada Pilpres AS 2020.

Bloomberg dan Sanders, yang ketika itu keduanya sama-sama berusia 78 tahun, akhirnya gagal mendapatkan tiket sebagai capres karena Demokrat memutuskan untuk mencalonkan Biden yang berhasil meraih menjadi pemenang pada Pilpres 2020.

Dua orang lainnya adalah William Hope Harvey yang berumur 81 tahun saat mencalonkan diri sebagai kandidat dari Partai Liberty dalam Pilpres AS 1932. Pilpres tahun itu dimenangkan Franklin Roosevelt (Demokrat) yang kala itu berusia 50 tahun.

Sedangkan kandidat capres AS tertua yang pernah mencalonkan diri adalah Harold Stassen, yaitu berusia 85 tahun dalam pemilihan pendahuluan Partai Republik pada 1992.

Ironisnya, Stassen dalam pemilihan pendahuluan capres Republik 1992 hanya meraih 0,06 persen suara. Pilpres AS 1992 itu sendiri dimenangi kandidat dari Demokrat, Bill Clinton, yang saat itu "baru" berusia 46 tahun.

Dapat dikatakan bahwa bila melihat catatan dalam rangkaian sejarah pilpres AS, kandidat lansia memang kerap tidak mendapatkan dukungan yang lebih dibandingkan dengan mereka yang berusia lebih muda. Namun, bukan dikatakan tidak ada, karena Trump berhasil menjadi Presiden AS dalam Pilpres 2016 (saat berusia 70 tahun), serta empat tahun berikutnya Joe Biden meraih kursi kepresidenan pada usia 77 tahun.

Bila dilihat dari kinerja para presiden AS sepanjang sejarah, maka hal tersebut dapat dilihat dari survei yang dilakukan kepada para akademisi di bidang kesejarahan atau pakar ilmu politik. Survei seperti itu kerap dilakukan berbagai pihak, terutama sejak berakhirnya Perang Dunia Kedua.

Berdasarkan rangkuman survei yang terdapat dalam ensiklopedia dunia maya Wikipedia, disebutkan bahwa kalangan akademisi dan pakar biasanya kerap menempatkan tiga orang sebagai presiden terhebat di AS, yaitu Abraham Lincoln (penghapus perbudakan di AS), Franklin D Roosevelt/FDR (memulihkan kondisi AS dari Depresi Besar dan memenangkan Perang Dunia Kedua), serta George Washington (Presiden pertama dan Bapak Pendiri AS).

Dari ketiga orang tersebut, perlu dicatat bahwa ketiganya ketika menjabat sebagai Presiden AS tidaklah melebihi usia 65 tahun, yaitu Lincoln pada usia 52-56 tahun, FDR pada usia 51-63 tahun, dan Washington pada usia 57-65 tahun.

Itu semua tentu saja dalam konteks sejarah terdahulu Amerika Serikat. Bagaimana halnya bila dibandingkan dengan para pemimpin negara kontemporer atau yang semasa dengan Biden?

Seperti diketahui, Amerika Serikat adalah bagian dari kelompok negara-negara yang tergabung dalam G7 dan G20.

Dari seluruh pemimpin negara G7, Biden adalah yang tertua. Sedangkan usia para pemimpin G7 lainnya bila diurutkan dari yang tertua setelah Biden adalah Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida (saat ini berusia 65 tahun), Kanselir Jerman Olaf Scholz (64), PM Kanada Justin Tredeau (51), PM Italia Georgia Meloni (46), Presiden Prancis Emmanuel Macron (45), dan PM Inggris Raya Rishi Sunak (42).

Dengan demikian, dapat diketahui bahwa lebih dari separuh pemimpin G7 tidak mencapai usia kepala enam. Kecenderungan yang berbeda terjadi pada G20, di mana hampir seluruh pemimpin negara G20 berusia di atas kepala enam, kecuali hanya beberapa negara, yaitu Inggris Raya, Italia, Kanada, dan Prancis.


10 pemimpin tertua