Labuan Bajo (ANTARA) - Kepolisian Resor Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) mengerahkan puluhan personel Polri untuk mengamankan malam takbiran dan Shalat Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 di Labuan Bajo.
"Sebanyak 66 personel dilibatkan guna memastikan pelaksanaan malam takbiran di Labuan Bajo dapat berjalan dengan aman dan nyaman," kata Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Minggu.
Ia mengatakan puluhan personel kepolisian itu akan menempati sejumlah lokasi keramaian maupun simpul jalan di Kota Labuan Bajo.
Pihak kepolisian dan panitia telah menetapkan rute pawai malam takbiran di Labuan Bajo. Rute pawai akan dimulai dari depan Masjid Nurul Iman Sernaru hingga perempatan Langka Kabe, Waemata, Kampung Ujung dan Pertigaan Pantai Pede, kemudian berakhir di pertigaan Pasar Baru Labuan Bajo.
"Pawai tersebut akan diikuti kendaraan roda dua kurang lebih 800 unit, dan kendaraan roda empat lebih kurang 100 unit," ujarnya.
Kepada seluruh peserta malam takbiran keliling, Kapolres Manggarai Barat meminta agar selalu menjaga ketertiban serta mematuhi aturan-aturan lalu lintas.
"Supaya tertib, kami minta seluruh peserta mengikuti petunjuk atau arahan dari panitia, sehingga nanti malam takbiran keliling berjalan dengan baik dan lancar," ungkapnya.
Ia menjelaskan bagi para pengendara sepeda motor diminta untuk menggunakan helm dan tidak boleh berboncengan melebihi kapasitas, serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi dan teknis (spektek).
Pihak kepolisian akan menindak tegas para pengendara yang menggunakan knalpot yang tidak sesuai spektek, seperti knalpot brong atau racing pada pawai malam takbiran. Hal tersebut untuk memberikan kenyamanan bagi warga lainnya di Labuan Bajo.
"Jika nanti ditemukan di lapangan, maka akan langsung kami tindak sesuai aturan hukum yang berlaku," jelasnya.
Ia juga menjelaskan tindakan tegas tersebut untuk memberikan efek jera kepada para pelanggar agar tidak lagi menggunakan knalpot brong.
"Sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, dan menciptakan situasi yang kondusif di jalan raya, apalagi di malam menyambut hari raya Idul Fitri," katanya.
Ia juga meminta jajaran Polres Manggarai Barat agar mengantisipasi bahaya penggunaan petasan dan kembang api. Kedua hal itu bisa mengakibatkan bahaya bagi diri sendiri maupun orang lain.
Aparat keamanan juga memberi perhatian khusus pada perayaan malam takbiran tahun ini. Polisi tidak mau peristiwa yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terjadi.
"Diharapkan pawai malam takbiran hingga esok perayaan Idul Fitri, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terus terpelihara serta terjaga dengan baik," katanya.