Festival memanggil ikan Dugong digelar 10-15 Mei 2019

id ikan dugong

Kepala Bidang Destinas Dinas Pariwisata NTT, Eden Klakik (kedua dari kiri), membahas persiapan pelaksanaan festival memanggil ikan Dugong dengan Bupati Alor, Amon Djobo (paling kanan), di Alor, Jumat (15/3). (ANTARA Foto/Ist)

Kupang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berencana akan menggelar festival memanggil ikan Dugong di Kabupaten ALor, pada 10-15 Mei 2019.

"Kami sudah menggelar rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Alor, untuk mempersiapkan pelaksanaan festival, termasuk menetapkan waktu pelaksanaan," kata Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata NTT Eden Klakik kepada Antara di Kupang, Sabtu (16/3).

Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan tindaklanjut permintaan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yang mendorong diselenggarakannya festival memanggil ikon Dugong di Alor.

Menurut dia, budaya memanggil ikan dugong di lautan lepas hanya ada di Kabupaten Alor. Tidak ada di belahan dunia lain manapun, kecuali memanggil ikan dari kolam.

Karena itu, festival ini akan menjadi momentum bagi Pemerintah NTT dan Kabupaten Alor dalam menjadikannya sebagai destinasi wisata baru di provinsi berbasis kepulauan itu.

Ikan Dugong adalah sejenis mamalia laut yang merupakan salah satu anggota Sirenia atau lembu laut yang mampu bertahan hidup 22 tahun sampai 25 tahun.

Di Kabupaten Alor, hanya warga tertentu yang memiliki talenta sebagai pawang yang bisa memanggil ikan Dugong untuk datang melalui ritual tertentu.

"Ini merupakan bagian dari keunikan dan kekayaan budaya bahari kita di NTT yang memiliki nilai jual tinggi untuk sektor pariwisata karena jarang ada di daerah lainnya," katanya.

Ia menambahkan, karena itu ke depan, pemerintah akan menjadikan potensi ini sebagai daya tarik baru untuk mendatangan  wisatawan ke Kabuupaten Alor. 



 
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar