Kupang (Antara NTT) - Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur mengimbau masyarakat selalu menjaga kesehatan saat musim pancaroba untuk menghindari penyakit yang kerap mewabah seiring perubahan musim.
"Kita sudah berkoordinasi dengan mengirimkan surat edaran ke semua Dinas Kesehatan di semua daerah, agar bisa memberitahukan kepada masyarakat soal penyakit pancaroba yang sering muncul pascaperubahan musim," kata Kepala Dinas Kesehatan NTT Kornelius Kodi Mete saat ditemui di Kupang, Senin.
Kornelis mengatakan masyarakat diharapkan bisa menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitarnya agar tidak terserang berbagai penyakit pada pergantian musim.
Tidak hanya itu saja, khusus untuk masyarakat di daerah yang terkena bencana, seperti banjir dan longsor dan ditempatkan di lokasi pengungsian juga diharapkan selalu menjaga kebersihan sekitar.
"sejumlah obat-obatan sudah kita kirimkan ke daerah yang memiliki korban bencana seperti di Kabupaten Timor Tengah Utara dan beberapa daerah lainnya," tuturnya.
Ia mengatakan sejumlah penyakit yang sering muncul saat pancaroba seperti diare, demam berdarah atau malaria, serta penyakit kulit.
Kornelius mengatakan sejumlah daerah telah menyiapkan sarana prasarana serta obat-obatan yang memadai dalam mengantisipasi berbagai macam jenis penyakit yang muncul pascapergantian musim.
Sementara itu Dinas Kesehatan Kota Kupang mengingatkan warga di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu untuk menjaga sanitasi lingkungan tempat tinggal di tengah hujan yang mulai mengguyur intensif daerah itu.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang dr Ari Wijana mengatakan curah hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa waktu belakangan mengguyur cukup konsisten. Dalam kondisi itu akan ada banyak genangan air yang tersisa dari setiap guyuran.
Oleh karena itu, warga diharapkan menjaga dan selalu membersihkan lingkungan tempat tinggal dari sejumlah sampah yang membuat air terus tergenang yang bisa dijadikan sarang berkembang virus dan jentik nyamuk penyebar demam berdarah dengue (DBD).