Sebagian wilayah barat Pulau Flores memasuki musim hujan

id musim hujan 2019

Sebagian wilayah barat Pulau Flores memasuki musim hujan

Apolinaris Geru saat memberikan pelatihan kepada petugas penyuluh lapangan tentang iklim. (ANTARA FOTO/Bernadus Tokan)

BMKG menyebutkan sebagian besar wilayah barat di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah memasuki musim hujan.
Kupang (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sebagian besar wilayah barat di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah memasuki musim hujan.

"Wilayah-wilayah itu meliputi sebagian besar Manggarai Barat, Manggarai dan Manggarai Timur," kata Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang, Apolinaris Geru, di Kupang, Kamis.

Ia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan prakiraan musim hujan tahun 2019/2020 di wilayah provinsi berbasis kepulauan itu.

Menurut dia, untuk Kota Kupang dan sebagian besar wilayah di NTT saat ini belum memasuki musim hujan.

Baca juga: Ada tiga tahap sekolah lapang iklim
Baca juga: NTT masih berada di periode musim kemarau


"Wilayah Kota Kupang memang sudah beberapa kali diguyur hujan, tetapi bukan berarti Kupang sudah mulai memasuki musim hujan," katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan peta prakiraan peluang curah hujan dasarian I November 2019, diketahui bahwa wilayah NTT secara umum diprakirakan memiliki peluang curah hujan 0 – 20 mm sebesar 81-100 persen.

Kecuali di sebagian besar Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, sebagian Kabupaten Ngada, sebagian kecil Kabupaten Nagekeo, sebagian kecil Kabupaten Timor Tengah Selatan serta sebagian kecil Kabupaten Sumba Timur memiliki peluang curah hujan 21-50 mm sebesar 60–80 persen.

Sedangkan sebagian kecil Kabupaten Manggarai Barat dan sebagian kecil Kabupaten Kupang, diprakirakan memiliki peluang curah hujan >50 mm sebesar 50 – 80 persen, katanya. 

Baca juga: BMKG gelar sekolah lapang geofisika di Kalabahi
Baca juga: Petani NTT mulai siapkan lahan pertanian
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar