Alor milik 51 potensi desa wisata

id Wisata alor, NTT, desa wisata

Alor milik 51 potensi desa wisata

Seorang wisatawan menggunakan pakai adat Alor berpose di desa wisata atau kampung adat Takpala, Alor. ANTARA/Ho-BPOLBF

...Kita akan lakukan penyesuaian lagi dengan destinasi wisata yang baru yang tumbuh, karena banyak anak muda di sini yang tengah mengembangkan potensi desa wisatanya
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Alor mencatat bahwa saat ini ada 51 desa wisata yang tengah dikembangkan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di daerah itu pascapandemi COVID-19.

"Jadi memang saat ini sesuai pendataan kita bersama dengan dinas kebudayaan Alor ada sekitar 51 desa wisata yang dimiliki oleh Alor," kata Kepala Dinas Pariwisata Alor Ati Obidjie saat dihubungi dari Kupang, Kamis, (19/8).

Hal ini disampaikan berkaitan dengan pengembangan potensi wisata di kabupaten yang berbatasan laut langsung dengan Timor Leste dan Australia di tengah pandemi COVID-19 ini.

Ati mengatakan dari 51 desa wisata itu ada kemungkinan akan terus bertambah dengan potensi geografis Alor yang bisa terus dikembangkan untuk dijadikan lokasi wisata.

"Kita akan lakukan penyesuaian lagi dengan destinasi wisata yang baru yang tumbuh, karena banyak anak muda di sini yang tengah mengembangkan potensi desa wisatanya," tambah dia.

Lebih lanjut kata dia, dari 51 desa wisata yang ada beberapa diantaranya selalu menjadi desa wisata unggulan bagi wisatawan, seperti desa wisata Takpala, desa wisata Sabanjar, kemudian di wilayah Alor kecil, kecamatan Kabola, kemudian juga desa wisata di daerah Pantar Timur.

Ati juga menambahkan bahwa saat ini pihaknya sudah berencana untuk membangun kawasan wisata baru di pulau Kanje, yang mana potensi wisata alamnya sangat bagus.

Terkait potensi wisata lainnya di kabupaten itu, Ati menambahkan bahwa ada sekitar 18 wisata budaya di kabupaten itu, kemudian 49 wisata alam, lima wisata sejarah, dan empat wisata religi dan wisata minat khusus juga ada lima.

"Sehingga kalau ditotalkan diluar dari potensi desa wisata maka, ada 80an potensi wisata di daerah ini yang bisa dikembangkan," ujar dia.

Baca juga: Pemkab Alor tunda kegiatan penunjang pariwisata

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) sendiri sudah menetapkan dua desa wisata di Alor yang masuk dalam travel map dalam rangka mendukung Labuan Bajo sebagai lokasi wisata super premium.

Baca juga: Artikel - Mengenal Kampung Takpala warisan budaya leluhur masyarakat Alor

Dua desa wisata yang masuk dalam tarvel map itu adalah desa wisata Takpala dan desa wisata Matalafang.