TransNusa tambah frekuensi penerbangan ke Dili

id Transnusa

TransNusa tambah frekuensi penerbangan ke Dili

Pesawat TransNusa di Bandara El Tari Kupang, NTT. (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

Maskapai penerbangan TransNusa memenuhi permintaan Pemprov NTT untuk menambah frekuensi penerbangan internasional ke Bandara Nicolao Lobato Dili, Timor Leste.
Kupang (ANTARA) - Maskapai penerbangan TransNusa memenuhi permintaan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk menambah frekuensi penerbangan internasional ke Bandara Nicolao Lobato Dili, Timor Leste.

"Kami akan mulai beroperasi pada Rabu (16/10) pekan depan, sesuai dengan permintaan dari Bapak Wagub NTT pada September lalu," kata Vice Chairman PT TransNusa Aviation Mandiri Leo Budiman kepada ANTARA di Kupang, NTT, Jumat (11/10).

Ia mengatakan bahwa saat ini jumlah penerbangan dari Kupang-Dili hanya dua kali dalam sepekan, sehingga ditambah satu lagi penerbangan menjadi tiga kali penerbangan dalam sepekan.

"Penambahannya menjadi tiga kali penerbangan dalam sepekan, jadwal sebelumnya itu, Senin dan Jumat rute Kupang-Dili. Namun, saat ini kami tambah pada hari Rabu," tambah Leo.

Baca juga: Artikel - Menanti TransNusa kepakkan sayap ke Darwin
Baca juga: Pemprov NTT minta TransNusa tambah jadwal penerbangan ke Dili


Saat ini, lanjut dia, tingkat keterisian penumpang untuk rute Kupang-Dili dan sebaliknya kurang lebih 70 persen.

Sebelumnya, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi meminta maskapai TransNusa menambah frekuensi penerbangan ke Dili, Timor Leste dari dua kali dalam sepekan menjadi tiga kali dalam sepekan.

Wagub Nae Soi juga mendukung TransNusa untuk memujudkan konektivitas antar tiga negara, yakni Indonesia (NTT) dengan Timor Leste dan Australia (Darwin) yang sempat terhubung beberapa tahun lalu.

TransNusa juga sedang mempersiapkan diri untuk membuka rute penerbangan Kupang-Darwin, guna mewujudkan mimpi penyatuan tiga negara dalam rute penerbangan Kupang-Dili-Darwin.

Baca juga: TransNusa layani rute internasional Kupang-Dili
Baca juga: Transnusa Kewalahan Atasi Lonjakan Penumpang
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar