Gubernur bangga, Fary bangun hotel di pedalaman

id gubernur NTT

Gubernur bangga, Fary bangun hotel di pedalaman

Gubernur NTT Viktor B Laiskodat (kiri) disaksikan pemilik Hotel Nekamese Fary Djemi Francis menandatangai prasasti sebagai tanda telah diresmikannya hotel tersebut. (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha).

"Kita bersyukur kepada Fary Francis yang mau berinvestasi di pedalaman Kabupaten Kupang," kata Viktor Laiskodat..
Kupang (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Laiskodat bangga dan memberikan apresiasi khusus kepada Fary Djemi Francis yang mau membangun hotel di Desa Oemasi, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang.

"Kita bersyukur kepada Fary Francis yang mau berinvestasi di pedalaman Kabupaten Kupang," kata Laiskodat kepada wartawan di Kupang, usai meresmikan Hotel Nekamese di Desa Oemasi, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang NTT, Minggu (1/12)..

Hotel Nekamese letaknya sekitar 20 kilometer arah selatan Kota Kupang. Saat masih menjadi anggota DPR-RI, Fary Francis sudah berinvestasi di Nekamese.

Sebelum membangun hotel, Fary Francis sudah mendirikan sebuah sekolah lapangan Nekamese dan mencari anak-anak kurang mampu untuk ditampung dan disekolahkan di tempat itu secara gratis khusus di bidang pertanian serta pariwisata.

Baca juga: Hotel diwajibkan sajikan kopi khas NTT
Baca juga: LSP lakukan uji kompetensi bagi para pekerja hotel


"Mereka dilatih untuk mempunyai kemampuan hospitaliti agar bisa melayani orang dengan baik dan kami pemerintah mendukung hal ini dan mungkin bisa untuk dimiliki bersama," tutur dia.

Laiskodat menyatakan bahwa Hotel Nekamese nanti juga bisa bekerja sama dengan Hotel Sasando agar bisa berbagi tamu menginap bagi instansi pemerintah di NTT yang ingin menggelar pertemuan.

"Saya kan sudah keluarkan aturan agar setiap rapat yang digelar oleh Pemprov NTT dilakukan di Hotel Sasando, tetapi mulai hari ini saya harap Hotel Sasando dan Hotel Nekamese bisa jalin kerja sama sehingga jika Hotel Sasando penuh maka bisa dipindahkan ke Nekamese," tuturnya.

Pemilik hotel Nekamese, Fary Djemi Francis yang juga adalah pemilik SSB Bintang Timur Atambua mengaku bahwa semua karyawan yang dipekerjakan di hotel tersebut adalah anak-anak yang bersekolah di sekolah lapangan Nekamese tersebut.

"Ternyata anak-anak ini bisa dilatih untuk melayani, awalnya memang agak takut tetapi terus dilatih dan dilatih akhirnya mereka bisa," tambah mantan anggota DPR-RI dari F-Gerindra itu.

Baca juga: Gubernur NTT hanya izinkan pembangunan hotel berbintang
Baca juga: Mustahil daerah bisa gerakan pariwisata tanpa internet
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar