Brimob Hadir Sebagai Penyelesai Masalah

Pewarta : id Brimob

Kapolda NTT Irjen Pol Agung Sabar Santoso

Kupang (Antara NTT) - Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Agung Sabar Santoso mengharapkan agar Satuan Brigade Mobil Daerah (Sat-Brimobda) Polda Nusa Tenggara Timur hadir di tengah masyarakat sebagai penyelesai masalah, bukan sebaliknya sebagai pembuat masalah.

"Kehadiran Sat-Brimobda Polda NTT, baik di wilayah Kota Kupang maupun di wilayah lainnya di Nusa Tenggara Timur harus menjadi penyelesai masalah, bukan sebaliknya sebagai pembuat masalah," kata jenderal berbintang dua itu kepada wartawan usai menghadiri upacara peringatan HUT ke-72 Sat-Brimobda Polda NTT di Kupang, Selasa.

Menurut Kapolda Sabar, berbagai kejadian yang melibatkan oknum Brimob dalam hal-hal yang negatif, hendaknya menjadi pembelajaran bagi satuan agar dapat memperbaiki institusi tersebut ke arah yang lebih baik lagi.

Menurut dia, momentum untuk berbenah dan merubah diri di saat usia Brimob mencapai 72 tahun adalah sebuah keharusan, sehingga berbagai hal yang dilakukan di tengah masyarakat, hendaknya menjadi contoh yang membanggakan bagi Sat-Brimobda Polda NTT.

"Saya harapkan agar setiap anggota Brimobda Polda NTT dapat menjaga dan meningkatkan citra kepolisian terutama dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat," katanya.

Ia menambahkan jika ada anggota Brimobda Polda NTT atau polisi di wilayah hukum Polda NTT yang berprestasi akan diberikan penghargaan, baik itu berupa kenaikan pangkat maupun sejenisnya.

Sementara itu, untuk meningkatkan keterampilan dan profesionalisme, Kapolda NTT berharap agar setiap anggota Brimobda Polda NTT untuk terus berlatih dan berlatih agar semakin terasah keterampilan dan profesionalismenya.

"Sat-Brimobda Polda NTT sering diminta bantuannya untuk mengamankan sejumlah daerah yang mengalami konflik, sehingga keterampilan dan prefesionalisme dalam penanganan konflik harus terus ditingkatkan," katanya.

"Kita punya tempat untuk berlatih. Gunakan fasilitas yang ada untuk meningkatkan keterampilan dan profesionalisme agar tetap terasah," demikian Irjen Pol Sabar Agung Santoso.
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar