Pelatihan ekowisata bagi masyarakat di sekitar TN Kelimutu

id ekowisata

Wisatawan asing ikut terlibat dalam pelatihan pengembangan ekowisata di TN Kelimutu, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, Rabu (13/6). (ANTARA Foto/Kornelis Kaha)

Balai Taman Nasional Kelimutu, Nusa Tenggara Timur, melaksanakan kegiatan pelatihan pengembangan ekowisata bagi masyarakat di daerah TN Kelimutu dan sekitar yang secara pararel selama 10 hari.
Kupang (AntaraNews NTT) - Balai Taman Nasional Kelimutu, Nusa Tenggara Timur, melaksanakan kegiatan pelatihan pengembangan ekowisata bagi masyarakat di daerah TN Kelimutu dan sekitar yang secara pararel selama 10 hari.

"Kegiatan ini kami laksanakan dalam rangka pembinaan masyarakat desa penyangga dengan meningkatkan keterampilan bagi masyarakat sekitar kawasan dalam kegiatan ekowisata," kata Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu Agus Sitepu saat dihubungi Antara dari Kupang, Rabu (13/6).

Ia menjelaskan pelatihan bagi masyarakat itu diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari kelompok Sentra Penyuh Kehutanan Pedesaan (SPKP), Masyarakat Mitra Polhut (MMP), dan beberapa perwakilan masyarakat desa penyangga di TN Kelimutu.

Agus menambahkan sejumlah masyarakat desa penyangga yang terlibat itu terdiri dari desa , Niowula, Wologai Tengah, Saga, Sokoria, Waturaka dan desa Pemo

"Kami hadirkan sejumlah narasumber serta pelatih yang berkompeten dalam kegiatan itu seperti praktisi ekowisata M Nurdin Razak, Mamuk Ismuntoro dan Risma Restyana Putri. Selain itu dari Balai TN Kelimutu sendiri," tambahnya.

Baca juga: Kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Kelimutu meningkat
Wisatawan asing ikut terlibat dalam pelatihan pengembangan ekowisata di TN Kelimutu, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, Rabu (13/6). (ANTARA Foto/Kornelis Kaha)
Agus menambahkan kegiatan dan materi yang disampaikan adalah Penyusunan jalur dan paket ekowisata, Pelatihan interpreter dan SOP pelayanan prima, Tata Kelola homestay, Penataan Higienis dan sanitasi dan Promosi daring dan offline

Selain itu dalam kegiatan ini dilakukan juga simulasi praktek pemanduan di jalur penanjakan yang akan dikembangkan dan objek-objek wisatanya dengan langsung membawa wisatawan asing.

"Kami juga melibatkan wisatawan asing dalam proses praktek pemanduan objek-objek wisata," tambahnya.

Ia berharap dari rangkaian kegiatan itu masyarakat sekitar kawasan dapat lebih berdaya guna mengembangkan ekowisata di desa masing-masing sesuai potensinya sehingga mendukung dalam pengembangan wisata alam di TN Kelimutu.

"Hal ini sesuai dengan `role model? Taman Nasional Kelimutu, yaitu Manajemen Pengunjung dan Diversifikasi Kunjungan Wisata Terpadu dengan Budaya," ujar Agus.

Baca juga: 91.219 wisatawan kunjungi kelimutu selama 2017
Masyarakat desa di sekitar TN Kelimutu Ende, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur mengikuti pelatihan tentang pengembangan ekowisata di sekitar Taman Nasional Kelimutu Ende, Rabu (13/6). (ANTARA Foto/Kornelis Kaha)
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar