Tidak ada jaringan telepon ke Hotel Mario

id Hotel

Hotel Mario, sebuah hotel mewah di Sumba Barat Daya, Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur cukup terkenal, namun tidak ada jaringan telepon yang masuk serta akses jalan ke hotel tersebut juga masih buruk. (ANTARA Foto/ist) (ANTARA Foto)

"Hotel ini memang sangat indah karena berada di tepian pantai, tetapi sayang sekali karena tidak ada jaringan telepon, apalagi internet," kata Geradus Manyela.
Tambolaka, NTT (AntaraNews NTT) - Para tamu yang menginap di Hotel Mario di Desa Ramadana, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT mengeluh karena tidak ada jaringan telepon menuju ke hotel yang terletak di kawasan Pantai Kita Mananga Aba itu.

"Hotel ini memang sangat indah karena berada di tepian pantai, tetapi sayang sekali karena tidak ada jaringan telepon, apalagi internet," kata Geradus Manyela, wartawan harian Pos Kupang kepada Antara di hotel Mario, Sumba Barat Daya, Sabtu (18/8).

Selain akses jaringan komunikasi, infrastrukur jalan ke pantai itupun berlubang-lubang, di samping gelap gulita karena ketidaan lampu jalan sehingga sangat menakutkan bagi mereka yang ingin ke hotel itu untuk menginap pada malam hari.

Geradus bersama belasan wartawan dari berbagai media massa menginap di hotel tersebut atas undangan dari Promoting Rural Income Trough Support for Markets in Agriculture (Prisma).

"Kita mau mengirim berita harus keluar dari hotel untuk mencari jaringan internet hingga ke kota," tambah Jhon Seo dari Tempo.

Peletakan batu pertama pembangunan hotel tersebut dilakukan Gubernur NTT (waktu itu) Frans Lebu Raya dan Bupati Sumba Barat Daya Cornelius Kodi Mete pada 2010.
Hotel Mario, sebuah hotel mewah di Sumba Barat Daya, Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur cukup terkenal, namun tidak ada jaringan telepon yang masuk serta akses jalan ke hotel tersebut juga masih buruk. (ANTARA Foto/ist) 
Hotel yang baru selesai dibangun pada 2015 itu, berjarak sekitar 10 kilometer arah timur Tambolaka, ibu kota Kabupaten Sumba Barat Daya.

Fasilitas yang ditawarkan hotel tersebut sangat representatif, karena dilengkapi kolam renang, restoran, bar, tempat meditasi dan yoga serta penyewaan mobil.

Sedangkan ruang kamar hotel juga sudah cukup lengkap karena ada pendingin ruangan, televisi, shower air panas dan dua tempat tidur. Pihak hotel juga menyediakan peralatan snorkeling untuk selam dangkal bagi tamu hotel.

Wisatawan dan tamu hotel pun bisa jogging di pantai dengan bentangan pasir putih meluas menghiasai sepanjang bibir pantai Kita Menangga Aba. 

Selain itu, gulungan ombak yang tinggi menambah daya tarik tersendiri bagi peselancar untuk menghabiskan waktu berolahraga.

Air laut dan pantainya yang bersih serta jauh dari permukiman penduduk menyajikan suasana tenang, damai dan nyaman bagi pengunjung.

Para wartawan maupun tamu hotel mengharapkan, pemerintah segera membangun jaringan telepon seluler agar para pengunjung hotel tidak kesulitan dalam mengakses internet. 
Hotel Mario, sebuah hotel mewah di Sumba Barat Daya, Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur cukup terkenal, namun tidak ada jaringan telepon yang masuk serta akses jalan ke hotel tersebut juga masih buruk. (ANTARA Foto/ist) 
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar