Pemuda Manggarai Barat jaga konservasi alam lewat pelestarian tukik

id Pelestarian tukik, kelestarian lingkungan, nanga bere, NTT, Ikatan Pemuda Peduli Konservasi Manggarai Barat,Fadil Mubara

Pemuda Manggarai Barat jaga konservasi alam lewat pelestarian tukik

Bak pembesaran yang menjadi tempat penangkaran tukik yang telah menetas di Desa Nanga Bere, Manggarai Barat, NTT. Tukik yang telah menetas dimasukkan ke bak pembesaran sebelum dilepasliarkan ke lautan. (FOTO ANTARA/HO-Ikatan Pemuda Peduli Konservasi Manggarai Barat)

...Ini bentuk komitmen untuk menjadikan daerah kita sebagai salah satu daerah percontohan untuk proses pelestarian penyu di daratan Flores dan Indonesia
Labuan Bajo, NTT (ANTARA) - Para pemuda yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Peduli Konservasi Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur berkomitmen untuk terlibat dalam menjaga konservasi alam dengan melestarikan tukik (anak penyu) sejak tahun 2017.

"Sejak tahun 2017 kami sudah melepasliarkan 1.557 ekor tukik. Ini bentuk komitmen untuk menjadikan daerah kita sebagai salah satu daerah percontohan untuk proses pelestarian penyu di daratan Flores dan Indonesia," kata Ketua Ikatan Pemuda Peduli Konservasi Manggarai Barat, Fadil Mubaraq ketika dihubungi, Rabu (7/9) 2022.

Ia menjelaskan alur pelestarian tukik di Desa Nanga Bere diawali dengan mengamankan telur tukik ke tempat penangkaran. Tujuannya agar telur tukik tidak dimakan oleh pemangsa.

Setelah diamankan di tempat penangkaran dan telur tukik menetas, tukik akan dipindahkan ke bak pembesaran sebelum dilepasliarkan ke laut.

"Bak pembesaran ini sebagai wadah edukasi ke masyarakat dan persiapan relokasi tukik-tukik sebelum dilepasliarkan. Ke depan juga untuk persiapan relokasi penyu yang terkena jeratan jaring," kata Fadil Mubaraq

I menjelaskan lamanya tukik berada di bak pembesaran bervariasi. Dia menyebut tukik bisa berada satu pekan sebelum dilepas atau bisa juga lebih cepat. Lama waktu itu bergantung pada ada atau tidaknya agenda pelepasliaran massal.

Saat melakukan pelepasliaran tukik ke lautan, katanya, pihaknya melibatkan masyarakat. Tujuannya tentu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk peduli lingkungan khususnya dalam melestarikan tukik yang ada di wilayah itu.

"Saat ini satu sarang atau 46 ekor tukik sedang di bak pembesaran. Jadi total tukik yang telah berhasil menetas dari kegiatan kami 1.603 ekor," katanya menambahkan.

Dia mengatakan pemuda desa terus berkomitmen untuk memberikan edukasi penyelamatan tukik dan pentingnya konservasi alam bagi masyarakat.

Mereka pun akan terus menyebarluaskan informasi pelepasan tukik sehingga lebih banyak orang mau peduli dan ikut terlibat dalam aksi penyelamatan lingkungan, demikian Fadil Mubaraq.

Baca juga: Masyarakat NTT lepasliarkan puluhan tukik jelang HUT Kemerdekaan RI

Baca juga: BKKPN Lepas 62 Ekor Tukik ke Laut





Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jaga konservasi alam, pemuda Manggarai Barat-NTT lestarikan tukik