Danrem 161/WS harapkan jurnalis dukung program TNI di NTT

id NTT, Korem 161 wirasakti,Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes,Kota Kupang

Danrem 161/WS harapkan jurnalis dukung program TNI di NTT

Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes (kedelapan kanan) berpose dengan sejumlah wartawan dan pemimpin redaksi di Makorem 161/Wira Sakti Kupang, Rabu (6/3). ANTARA/HO-Penrem 161/Wira Sakti

...Saya  bersyukur  karena hari ini bisa bertatap muka dengan rekan-rekan wartawan baik cetak, daring dan serta televisi dan dalam pertemuan ini kami harapkan dukungan rekan-rekan wartawan untuk bersama-sama membangun NTT
Kupang (ANTARA) - Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes mengharapkan jurnalis di Provinsi Nusa Tenggara Timur mendukung program TNI AD dengan berita positif untuk membangun NTT kedepannya.

"Saya  bersyukur  karena hari ini bisa bertatap muka dengan rekan-rekan wartawan baik cetak, daring dan serta televisi dan dalam pertemuan ini kami harapkan dukungan rekan-rekan wartawan untuk bersama-sama membangun NTT," katanya kepada wartawan di Kupang, Rabu, (6/3/2023).

Orang nomor satu di Makorem yang belum sebulan bertugas menjadi Danrem 161/Wira Sakti itu mengatakan bahwa provinsi berbasis kepulauan itu memiliki banyak sekali potensi alam.

TNI AD khususnya Korem 161/Wira Sakti memiliki banyak sekali program untuk memanfaatkan potensi alam yang ada untuk kemudian dikembangkan menjadi hal yang berdaya guna.

Sebagai putra daerah, Nunes mengatakan Korem 161/Wira Sakti siap membantu masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur yang ada untuk dikembangkan menjadi lahan yang bisa ditanami berbagai macam tanaman.

"Selama ini NTT terima beras dari Jawa Timur dan Sulawesi, padahal, lahan di NTT banyak yang seharusnya bisa dikembangkan. Jangan lahannya tidur, manusianya juga ikut tidur," ujar dia.

Menurut dia, Presiden Joko Widodo telah membangun banyak bendungan di NTT, namun sayangnya masyarakat tidak bisa memanfaatkan bendungan yang telah dibangun itu.

"Kota Kupang ini banyak karangnya, tetapi di bawah karang itu banyak hal yang bisa kita kembangkan dan bangun untuk kesejahteraan masyarakat," ujar dia.

Dia juga mengatakan bahwa kehadiran TNI tentunya untuk berperang, namun jika di masa sekarang tidak ada perang maka TNI akan berperang dengan lahan-lahan tidur untuk kemudian dikembangkan agar bermanfaat bagi masyarakat umum.

Nunes menjelaskan bahwa mulai dari Presiden RI, Panglima TNI dan KSAD telah mendorong personel jajarannya dan menyatakan TNI sebagai alat untuk dikerahkan membangun bangsa dan negara.

"Alat ini jika tidak dipakai akan tumpul tetapi jika dipakai akan tajam," ujar dia.



Baca juga: Danrem 161/Wirasakti sebut pelaksanaan pemilu di NTT berjalan aman

Baca juga: Kemhan bantu 1.130 unit motor untuk personel TNI AD di NTT

Baca juga: Danrem 161/Wira Sakti berikan penghargaan kepada prajurit inovatif