
Program Prorakyat Sebaiknya Dilanjutkan

"Saya berharap ada sinergitas dan keberlanjutan dari program prorakyat oleh wali kota yang baru," kata Jonas Salean.
Kupang (Antara NTT) - Wali Kota Kupang Jonas Salean berharap agar program prorakyat yang sudah dirintisnya selama lima tahun ini, sebaiknya dilanjutkan oleh wali kota dan wakil wali kota yang baru hasil pilkada serentak pada 15 Februari lalu.
Ia mengatakan program prorakyat tersebut semata-mata untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan masyarakat dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraannya.
"Program ini masih dibutuhkan dan masih sangat kontekstual dengan kondisi warga di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur saat ini," katanya menegaskan.
Program-program prorakyat tersebut semisal pemberian beras sejahtera (rastra) secara gratis kepada 4.000 lebih kepala keluarga penerima manfaat yang bersumber dari APBN dan APBD Kota Kupang.
Selain itu, program penyaluran dana pemberdayaan ekonomi senilai Rp1 miliar untuk setiap kelurahan yang sudah merangkum hampir 10.000 pemilik usaha kecil menengah (UKM) di 51 kelurahan dan enam kecamatan yang ada.
Ada pula program Brigade Kupang Sehat (BKS) yang melakukan layanan emergensi bergerak ke rumah warga dengan peralatan dan tim dokter beserta paramedisnya dengan layanan 24 jam gratis, serta akan ada layanan KTP Sehat gratis yang akan segera diluncurkan.
Selanjutnya, bantuan dana pendidikan bagi mahasiswa keluarga miskin untuk melanjutkan studinya selama empat tahun dengan besaran sumbangan senilai Rp2.500.000 per orang.
Masih ada juga program prorakyat lainnya seperti bantuan uang duka bagi warga miskin senilai Rp3 juta, dana rumah layak huni Rp25 juta per unit rumah dan bantuan lainnya.
"Bahwa pada saat pilkada berlangsung, kita berbeda pandangan politik, tetapi ketika terpilih maka hanya satu pilihan yaitu bekerja untuk rakyat demi meningkatkan kesejahteraannya," kata Jonas menegaskan.
Dalam konteks tersebut, Wali Kota Kupang periode 2012-2017 yang akan mengakhiri masa tugasnya pada 1 Agustus 2017 itu berharap program-program prorakyat yang sudah dinikmati masyarakat bisa dilanjutkan.
Pewarta : Yohanes Adrianus
Editor:
Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
