Pulau Sumba direkomendasikan untuk bangun PLTS 20.000 MW

id NTT,Gubernur NTT,Pulau Sumba,PLTS,Komisi VII DPR RI,Kementerian ESDM

Pulau Sumba direkomendasikan untuk bangun  PLTS 20.000 MW

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat. (ANTARA/Aloysius Lewokeda)

Hasil penelitian dari dari para ahli bekerja sama dengan PLN, Pulau Sumba direkomandasikan untuk bisa bangun 20.000 mega watt listrik tenaga surya
Kupang (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat, mengatakan Pulau Sumba direkomendasikan sebagai lokasi pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 20.000 mega watt (MW) untuk memenuhi kebutuhan energi listrik bagi masyarakat di daerah setempat.

"Hasil penelitian dari dari para ahli bekerja sama dengan PLN, Pulau Sumba direkomandasikan untuk bisa bangun 20.000 mega watt listrik tenaga surya," katanya dalam keterangan yang diterima di Kupang, Kamis, (10/9).

Baca juga: Menerangi Pulau Sumba Dengan EBT

Hasil penelitian tersebut, kata dia, akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.

Gubernur Viktor mengatakan, pihaknya juga telah dihubungi pimpinan Komisi VII DPR RI yang menyatakan bahwa rencana pembangunan listrik tenaga surya di Pulau Sumba ini telah dibahas bersama dengan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Soal pembiayaan, juga sudah dibahas. Tinggal dibahas dan disetujui oleh presiden," katanya.

Oleh karena itu dalam kunjungan kerja Gubernur Viktor ke Pulau Sumba beberapa waktu lalu, ia meminta pemerintah baik provinsi, kabupaten se-Pulau Sumba dan masyarakat agar mempersiapkan lahan untuk pembangunan listrik tenaga surya tersebut.

"Saya minta kita harus bersatu, tidak boleh ribut tentang tentang lahan. Ini berkat bagi kita untuk bisa melakukan lompatan besar," katanya.

Baca juga: Pulau Flores Miliki Potensi Panas Bumi

Gubernur Viktor menambahkan, dalam waktu dekat, dirinya akan membahas kembali rencana pembangunan listrik tenaga surya ini dengan para bupati di empat kabupaten se-Pulau Sumba dan tokoh masyarakat.

"Intinya lahan kita siapkan dengan betul sehingga ketika mulai dierjakan tidak timbul permasalahan," katanya.
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar