KIPM Kupang salurkan bantuan ikan segar bagi warga
Bantuan ini sebagai wujud kolaborasi antara Kementerian Kelautan dan Perikan dan perjuangan aspirasi oleh Anggota DPR RI Komisi IV
Kupang (ANTARA) - Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (KIPM) Kupang, Nusa Tenggara Timur, menyalurkan sebanyak dua ton ikan segar secara gratis bagi warga di Kota Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Utara.
"Ikan segar seberat dua ton ini dikemas dalam 650 paket yang disalurkan kepada warga dalam rangka Bulan Mutu Karantina 2021," kata Kepala Stasiun KIPM Kupang Jimmy Elwaren di Kupang, Kamis, (13/5).
Bantuan ikan segar disalurkan kepada warga RT 24 Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang dan Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Jimmy mengatakan penyaluran bantuan ikan segar ini merupakan bagian dari kepedulian sosial Stasiun KIPM Kupang kepada masyarakat yang dilakukan setiap tahun sejak 2016.
Ia menjelaskan, dua ton ikan yang disalurkan dibeli dari para nelayan atau pelaku usaha kecil menengah sehingga bisa menambah pendapatan mereka agar usaha mereka bisa terus berjalan di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung.
Sementara bagi warga penerima bantuan dapat mengkonsumsi ikan segar tersebut untuk kebutuhan gizi makanan dalam rumah tangga mereka.
Jimmy mengatakan dalam kegiatan penyaluran bantuan, pihaknya juga sekaligus mensosialisasikan manfaat ikan bagi sistem imun tubuh manusia.
"Ikan merupakan sumber protein dan memiliki kandungan omega 3 yang tinggi sehingga kami juga sekaligus mengajak masyarakat untuk mengkonsumsi ikan sehat dan bermutu untuk meningkatkan imun tubuh dalam menghadapi penyakit COVID-19," katanya.
Sementara itu Ludgerus Menge, selaku perwakilan Tim Ahli Anggota DPR RI Yohanis Fransiskus Lema mengapresiasi upaya Stasiun KIPM Kupang mendistribusikan bantuan ikan yang sehat dan bermutu bagi masyarakat.
Baca juga: Kepala KIPM dukung ekspor langsung dari NTT
“Bantuan ini sebagai wujud kolaborasi antara Kementerian Kelautan dan Perikan dan perjuangan aspirasi oleh Anggota DPR RI Komisi IV," katanya.
Menurut dia, penyaluran bantuan ikan ini juga sangat tepat untuk mendukung upaya pemerintah daerah menurunkan angka kekerdilan (stanting) di provinsi berbasiskan kepulauan ini.
"Ikan segar seberat dua ton ini dikemas dalam 650 paket yang disalurkan kepada warga dalam rangka Bulan Mutu Karantina 2021," kata Kepala Stasiun KIPM Kupang Jimmy Elwaren di Kupang, Kamis, (13/5).
Bantuan ikan segar disalurkan kepada warga RT 24 Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang dan Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Jimmy mengatakan penyaluran bantuan ikan segar ini merupakan bagian dari kepedulian sosial Stasiun KIPM Kupang kepada masyarakat yang dilakukan setiap tahun sejak 2016.
Ia menjelaskan, dua ton ikan yang disalurkan dibeli dari para nelayan atau pelaku usaha kecil menengah sehingga bisa menambah pendapatan mereka agar usaha mereka bisa terus berjalan di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung.
Sementara bagi warga penerima bantuan dapat mengkonsumsi ikan segar tersebut untuk kebutuhan gizi makanan dalam rumah tangga mereka.
Jimmy mengatakan dalam kegiatan penyaluran bantuan, pihaknya juga sekaligus mensosialisasikan manfaat ikan bagi sistem imun tubuh manusia.
"Ikan merupakan sumber protein dan memiliki kandungan omega 3 yang tinggi sehingga kami juga sekaligus mengajak masyarakat untuk mengkonsumsi ikan sehat dan bermutu untuk meningkatkan imun tubuh dalam menghadapi penyakit COVID-19," katanya.
Sementara itu Ludgerus Menge, selaku perwakilan Tim Ahli Anggota DPR RI Yohanis Fransiskus Lema mengapresiasi upaya Stasiun KIPM Kupang mendistribusikan bantuan ikan yang sehat dan bermutu bagi masyarakat.
Baca juga: Kepala KIPM dukung ekspor langsung dari NTT
“Bantuan ini sebagai wujud kolaborasi antara Kementerian Kelautan dan Perikan dan perjuangan aspirasi oleh Anggota DPR RI Komisi IV," katanya.
Menurut dia, penyaluran bantuan ikan ini juga sangat tepat untuk mendukung upaya pemerintah daerah menurunkan angka kekerdilan (stanting) di provinsi berbasiskan kepulauan ini.