Rumah Pintar untuk warga di Perbatasan

Pewarta : id Rumah pintar

General Manager PT PLN (Persero) Wilayah NTT Christyono sedang melihat fasilitas belajar bagi anak-anak di perbatasan RI-Timor Leste. (Foto ANTARA/Aloysius Lewokeda)

Kupang (Antara NTT) - PT PLN (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur bersama Kodim 1605/Belu membangun satu unit Rumah Pintar di Desa Maneikun, Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu, yang merupakan wilayah perbatasan dengan Timor Leste.

"Rumah Pintar ini dilengkapi dengan fasilitas belajar dan taman bacaan yang diperuntukkan bagi anak-anak di wilayah perbatasan," kata General Manager PT PLN (Persero) Wilayah NTT Christyono di Kupang, Sabtu.

Ia mengatakan pembangunan Rumah Pintar itu direalisasikan melalui program "PLN Peduli" sekaligus memperingati Hari Pahlawan, 10 November.

Christyono mengapresiasi kerja keras jajaran Kodim 1605/ Belu untuk mewujudkan kehadiran "Rumah Pintar" yang pada prinsipnya bertujuan untuk mencerdaskan anak-anak di wilayah tapal batas negara.

Pembangunan "Rumah Pintar" itu, katanya, juga termasuk dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal).

Ia berharap bantuan rumah dengan nilai mencapai Rp100 juta itu dapat mendukung proses pendidikan di daerah setempat dalam melahirkan generasi muda yang cerdas dari wilayah beranda terdepan negara.

"Semoga bantuan seperti ini bisa berkontribusi banyak untuk meningkatkan kecerdasan anak bangsa karena disediakan pula taman bacaan dengan buku-buku bagi anak-anak usia sekolah," katanya.

Selain "Rumah Pintar", dalam peringatan Hari Pahlawan itu PLN juga menyerahkan bantuan sedikitnya tiga unit rumah untuk keluarga veteran pejuang prointegrasi Indonesia, masing-masing di Desa Katirin, Desa Dafala, dan Desa Tobir.

Christyono menjelaskan, jumlah bantuan bagi keluarga veteran melalui program "BUMN Hadir untuk Negeri" bekerja sama dengan Korem 161/Wirasakti sebanyak 17 unit, yang dibangun mulai Juli 2017 dan menyebar di Kabupaten Kupang dan Kabupaten Belu.

"Beberapa unit rumah di Kabupaten Kupang sudah kami serahkan ke keluarga veteran pada waktu lalu dan sisanya secara bertahap akan diserahkan setelah semuanya tuntas dibangun," katanya.

Bantuan rumah bagi keluarga veteran, menurutnya, menjadi bagian dari perhatian negara atas jasa-jasa para veteran yang tetap memilih mempertahankan keutuhan NKRI.

"Dengan bantuan seperti ini kami juga berharap para keluarga veteran mulai membangun kehidupanya dan perekonomiannya agar bisa hidup bersama tetap dalam bingkai NKRI.," katanya.
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar